Home / animal / Pengenalan Kelap-kelip Cahaya Yang Dihasilkan Kunang-Kunang

Pengenalan Kelap-kelip Cahaya Yang Dihasilkan Kunang-Kunang

Dalam dunia hewan yang begitu luas spesiesnya, tentu saja membuat kita sebagai manusia untuk mengetahui segalanya mengenai apa saja fakta-fakta yang menarik dari hewan-hewan yang ada di dunia ini. Maka tak heran juga, jika ada binatang yang memang akan mengundang banyak tanya fakta yang menarik dari binatang tersebut. Nah, pada artikel kali ini saya yang akan membahas satu hewan yang bisa dibilang cukup membingungkan, yaitu Kunang-Kunang.

Kelap-kelip yang dihasilkan dari kunang-kunang tersebut bagaikan bintang yang dilemparkan dari langit dan jatuh ke bumi, lalu mereka akan melayang-layang di antara rumput dan duri pada malam hari maupun siang hari. Binatang semacam ini pun juga termasuk ke dalam golongan Lampyridae atau binatang penghasil cahaya dan serangga ini sebenarnya adalah Kumbang. Namun ada juga sebagian besar kunang-kunang yang memiliki bersayap dan hanya sedikit yang tidak memiliki sayap.

Habitat dari spesies semacam ini pun diperkirakan sekitar 2.000 ekor kunang-kunang yang bisa kita jumpai penampakannya di muka bumi ini. Pada dasarnya mereka yang memang bisa hidup di berbagai lingkungan yang hangat dan bisa juga berkembang di daerah yang beriklim sedang. Jika musim panas akan tiba, maka pemandangan cahaya dari kunang-kunang ini tentunya bisa dinikmati keindahannya. Apalagi jika suatu daratan yang lembab seperti Asia dan Amerika, maka spesies ini akan tinggal di daratan tersebut dengan kenyamanan yang mereka dapatkan.

Cahaya yang dihasilkan oleh kunang-kunang tersebut melalui bawah perut mereka juga dihasilkan dari oksigen yang diambil spesies ini dan disimpan ke dalam sel khusus. Kemudian akan dikombinasikan dengan zat yang biasa disebut Luciferin. Lucferin adalah suatu reaksi yang akan menghasilkan cahaya dan cahaya tersebut juga tidak akan terasa panas. Sebenarnya, kunang-kunang yang akan mengeluarkan cahaya tersebut juga untuk memberikan sinyal untuk mencari pasangan atau komplotannya.

Cahaya yang dihasilkan dari kunang-kunang tersebut juga biasanya akan berselang seling dan berkedip dengan pola yang unik setiap spesiesnya. Cahaya tersebut ternyata juga memiliki fungsinya untuk memberikan tanda kepada pasangannya serta memperjelaskan keberadaan setiap komplotannya. Sebagai seorang manusia tentunya pasti akan mengetahui keberadaan dari kunang-kunang tersebut dengan cahaya yang mereka hasilkan tesebut. Berikut dibawah ini adalah beberapa fakta menarik kunang-kunang :

1. Binatang Serangga menyerupai lalat

Kunang-kunang merupakan hewan Nokturnal anggota Lampyridae, sebuah familia serangga dalam urutan Kumbang Coleoptera, atau kumbang yang bersayap. Ya, mereka benar-benar kumbang. Nama familia Lampyridae berasal dari bahasa Yunani “lampein”, yang berarti bersinar, seperti lampu.

2. Memancarkan Cahaya

Kunang-kunang, yang memancarkan sinar untuk saling mengenali atau untuk memberi tanda kawin, menggunakan panjang gelombang sinar yang berbeda, tergantung pada spesiesnya. Cahaya ini dihasilkan oleh “sinar dingin” yang tidak mengandung ultraviolet maupun sinar inframerah dan memiliki panjang gelombang 510 sampai 670 nanometer, dengan warna merah pucat, kuning, atau hijau, dengan efisiensi sinar sampai 96%.

3. Mereka alkemis yang handal

Kunang-kunang tidak benar-benar mengubah logam dasar menjadi emas layaknya alkemis, akan tetapi mereka menciptakan cahaya seolah-olah oleh sihir. Ketika zat kimia yang disebut luciferin di dalam perut/ekor mereka diggabungkan dengan oksigen, kalsium dan adenosin trifosfat, reaksi kimia terjadi dan menghasilkan cahaya yang spektakuler.

4. Cara kawin yang aneh

Setiap spesies memiliki pola spesifik kedipan cahaya. Kunang-kunang jantan menggunakan pola ini untuk membiarkan para betina dari spesies yang sama tahu bahwa mereka akan cocok untuk satu sama lain. Ketika seekor betina melihat pelamar yang cocok, dia menjawab dengan kerlipan spesifik tersendiri. Kunang-kunang betina juga mungkin menggunakan informasi kedipan untuk memutuskan jantan mana yang akan dikawini.

5. Warna cahaya mereka seperti lampu pijar

Yah, mungkin tidak seluruh spektrum pijar, tetapi warna lampu mereka bervariasi antara kuning, merah terang, hijau dan oranye

6. Telurnya bisa sampai ratusan

Kunang-kunang bertelur pada saat hari gelap, telur-telurnya yang berjumlah antara 100 dan 500 butir diletakkan di tanah, ranting, rumput, di tempat berlumut atau di bawah dedaunan. Pekuburan yang tanahnya relatif gembur dan tidak banyak terganggu merupakan lokasi ideal perteluran kunang-kunang.

7. Mereka menerangi dunia bawah tanah

Sementara benar bahwa banyak larva serangga yang hidup di bawah tanah, bayi kunang-kunang mengalahkan mereka dengan pembagian”trik rapi” beberapa spesies memancarkan cahaya yang bawah tanah.

8. Mereka memiliki diet Aneh

Bertentangan dengan penggambaran di buku cerita bahwa bayi kunang-kunang lucu menggigit pada bunga, Larva yang tinggal di bawah tanah merupakan karnivora dan berpesta pora memangsa siput berlendir, cacing tanah dan keong. Setelah mereka tumbuh, beberapa beralih menjadi kanibalisme dan makan kunang-kunang lain, tetapi sebagian memakan serbuk sari dan nectar, dan beberapa tak makan apa pun sama sekali selama hidup mereka yang pendek.

9. Makanan kunang-kunang banyak ditemui

Bagi serangga satu ini, makanan nya cukup banyak. Meski berbadan kecil, hewan bersayap ini sangat suka dengan makanan berupa cairan tumbuhan, siput-siputan kecil, cacing, maupun serangga lain.

10. Cara kelahiran Yang unik

Kunang-kunang dewasa keluar dari kepompong dengan tubuh pucat yang akhirnya berkembang menjadi lebih gelap. Kedua pasang sayap direntangkan agar mengembang dan kering. Kunang-kunang dewasa ini tinggal di dalam bilik selama beberapa hari sampai kedua sayap depannya benar-benar keras dan membentuk Elitera, perisai yang melindungi kedua sayap belakangnya yang lunak.

Kesimpulan

Dengan keindahan yang sudah dihasilkan dari kunang-kunang tersebut pastinya akan menyita waktu kita sebagai manusia untuk menyaksikan fenomena dari binatang tersebut pada saat musim panas telah tiba. Karena cahaya yang dihasilkan oleh kunang-kunang memang sangatlah pantas untuk disaksikan. Jika anda ingin menyaksikan fenomena semacam ini, selain pada saat musim panas tiba. Maka untuk menyaksikannya pun perlu menunggu malam hari akan tiba.

Sampai disini sajalah perjumpaan kita pada artikel kali ini yang mengupas dengan tuntas mengenai pengenalan kerlap-kerlip cahaya yang dihasilkan oleh kunang-kunang. Semoga artikel ini bisa memperkaya pengetahuan anda dalam mengenal binatang kunang-kunang tersebut. Akhir kata saya ucapkan banyak terimakasih untuk waktu dan perhatiannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *