Home / general / “Nicola Congdon”, Seorang Wanita Yang Membuat Sweater Untuk Ayam

“Nicola Congdon”, Seorang Wanita Yang Membuat Sweater Untuk Ayam

Baju hangat atau sweater memang sangat dibutuhkan disaat musim dingin, tapi apa jadinya kalau yang memakai sweater tersebut itu adalah ayam? Hah ayam? Hihihi yang bener aja deh. Hayo pasti penasaran kan? Yuk kita baca sama-sama di artikel ini.

Binatang peliharaan biasanya sangat disayang dan dimanja oleh para pemiliknya. Jenis hewan seperti anjing, kucing, kura-kura, ikan, ayam dan burung merupakan hewan peliharaan paling populer. Biasanya pemiliknya tak segan mengeluarkan banyak uang untuk memberikan perawatan terbaik bagi hewan kesayangannya.

Di Inggris, seorang wanita berusia 25 tahun yang bernama Nicola Congdon membuat sweater untuk ayam. Iya loh ayam, kamu gak salah denger kok. Biasanya sih sweater dipakai untuk manusia, tapi wanita ini malah membuat sweater untuk ayam peliharaannya. Nicola sendiri merupakan pensiunan di pinggiran kota Boston.

Hasil gambar untuk sweater untuk ayam biar gak kedinginan

Ide awal pembuatan baju hangat atau sweater untuk hewan peliharaannya tersebut berawal sejak enam bulan yang lalu. Ia bersama dengan teman-temannya yang tergabung di dalam klub merajut Fuller Village mendengar kabar bahwa ada ribuan ayam dan unggas yang kedinginan sepanjang tahun jika musim dingin tiba. Pembuatan sweater rajut ini sendiri dimulai oleh Barbara Widmayer dan atas peristiwa inilah, Barbara mulai berpikir untuk membuat sweater atau baju hangat untuk ayam.

Barbara mengatakan, “Saya tak pernah berpikir dan bermimpi membuat sweater untuk ayam. Ada banyak hal yang terjadi di dunia. Itu menjadi perdebatan. Saya senang dengan pekerjaan ini dan saya pernah mendengar, tak ada yang lebih baik dan menyenangkan selain bisa membantu mereka yang membutuhkan. Ayam-ayam itu juga membutuhkan sweater ini selama di sini. Saya pikir, hewan juga perlu tempat dan kondisi yang aman, hangat serta menyenangkan.”

Hasil gambar untuk sweater untuk ayam biar gak kedinginan

Nicola saat ini memiliki sekitar 60 ayam yang setengahnya merupakan ayam betina dan ia ingin ayam-ayam yang di kota Boston bisa merasa lebih hangat dan nyaman ketika musim dingin. Hewan seperti ayam tentunya memiliki bulu yang bisa membantunya beradaptasi untuk menghadapi musim dingin. Tetapi berbeda dengan ayam jenis petelur yang hidup di kandang yang sempit. Banyak ayam yang ditemukan tanpa bulu karena terlalu lama di dalam kandang.

Nicole mengungkapkan, “Ini sangat penting untuk membuat orang-orang memiliki perhatian terhadap kondisi yang cukup mengenaskan, ayam yang tinggal di kandang faktanya tidak memiliki bulu lagi saat mereka sudah tidak produktif.”

Beberapa ayam yang ada di Boston ternyata diimpor dari negara tropis. Sehingga saat ayam-ayam itu sampai di sana, ayam impor tersebut banyak yang kedinginan dan sakit hingga mati. Beberapa keturunan ayam tertentu bahkan bulunya trondol.

Hasil gambar untuk sweater untuk ayam biar gak kedinginan

Mereka berdiskusi tentang kondisi ayam yang kedinginan karena mereka berganti bulu. Saat prosesnya berlangsung, ayam bisa kehilangan bulu. Ayam tersebut berakhir dalam kondisi berbahaya jika cuaca menjadi sangat dingin. Mereka secara sukarela membuatkan baju hangat untuk ayam agar tidak kedinginan.

Awalnya ada kesulitan saat menentukan ukuran baju hangat atau sweater untuk ayam tersebut. Percobaan dilakukan beberapa kali sebelum akhirnya mendapat ukuran yang sesuai. Baju hangat ini tidak menggunakan kain biasa, tapi merajutnya satu per satu. Salah satu perajut bertekad merajut baju hangat yang ukurannya cocok untuk Prince Pete, seekor ayam jantan kecil.

Hasil gambar untuk pakaian hangat untuk ayam

Nicola juga tidak lupa untuk membuatkan sweater ayam peliharaannya. Selain untuk melawan hawa dingin, baju yang digunakan oleh ayam itu juga dapat membuatnya lebih mudah mengenali ayam-ayam miliknya dan membedakannya. Karena informasi yang menyebar mengenai baju untuk ayam ini, tak disangka ternyata banyak pemilik ayam lainnya yang meminta Nicola untuk membuatkan baju hangat untuk ayam-ayam lainnya. Ia mengatakan ketimbang memberi harga untuk baju-baju hangat tersebut, lebih baik jika kliennya memberikan sumbangan bagi rumah yatim piatu di Afrika Selatan.

Para peneliti juga mengungkapkan bahwa semenjak kehadiran sweater untuk ayam ini, produksi ayam mengalami peningkatan. Tubuhnya yang semakin hangat juga membuat ayam-ayam tersebut menjadi semakin sehat, terjaga dan juga terhindar dari stres. Dan yang pastinya ayam-ayam tersebut tidak merasa kedinginan lagi.

Memang sih terdengar aneh, tapi unik juga lho kalau ayam-ayam peliharan kalian pakaikan sweater dan pastinya terlihat lucu. Gimana nih udah ada yang berminat untuk memakaikan sweater untuk ayam kesayangan kalian biar kalau malam gak kedinginan lagi, hihi.

Check Also

Latar Belakang Perang Dunia II Serta Misteri Yang Belum Terpecahkan

Perang Dunia 2 atau disingkat (PD 2) merupakan kelanjutan dari Perang Dunia I yang terjadi …