Home / general / “Tragis”, Perayaan Ulang Tahun Yang Berakhir Dengan Maut

“Tragis”, Perayaan Ulang Tahun Yang Berakhir Dengan Maut

Perayaan hari ulang tahun sepatutnya dirayakan dengan rasa syukur tanpa harus berlebihan. Terkadang kaum muda merayakan ulang tahun kebablasan. Misalnya mengerjai temannya dengan menyiram air, ditimpuk telur, bahkan diikat di tempat-tempat yang menyeramkan. Hal seperti itu tidak seharusnya dilakukan, karena bisa membahayakan.

Tradisi mengerjai teman yang sedang ulang tahun memang sudah membudaya di Indonesia. Mungkin kamu juga salah satu orang yang pernah ngerjain atau dikerjain saat hari bertambahnya usia. Hal itu memang momen menyenangkan yang hanya dilewati satu kali dalam setahun.

Meski demikian, pastikan jika kejutan perayaan tersebut masih dalam batas kewajaran. Tidak keterlaluan atau membahayakan. Sebab, telah banyak kasus kejutan ulang tahun yang justru berakhir tragis. Niat hati mengerjai teman yang tambah usia, tapi justru bencana yang terjadi. Berikut ini adalah beberapa contoh perayaan ulang tahun yang keterlaluan dan berakhir dengan tragis.

Nasib Tragis Sandy Yang Tewas Kesetrum Saat Dikerjain Teman

Hari ulang tahun juga menjadi hari kematian bagi Sandy. Pemuda tersebut mendapat kejutan ulang tahun dari rekan-rekan kerjanya. Sekitar pukul 00.04 dini hari, Sandy digiring oleh teman-temannya menuju lapangan basket Bumi Serpong Damai, kota Tangerang. Ia pun diikat di salah satu tiang lampu lapangan. Tak cukup dengan diikat, Sandy kemudian diguyur dengan air.

Tiang lampu yang mengandung aliran listrik itupun sontak membuat tubuh Sandy kejang-kejang. Menyadari ada yang tidak beres dengan Sandy, rekan-rekannya pun meminta bantuan petugas lapangan untuk membantu melepaskan ikatan. Sandy langsung dilarikan ke rumah sakit Eka Hospital, namun nyawanya tidak bisa diselamatkan.

Enam orang diperiksa atas kematian Sandy alias Gepeng, yang tersetrum listrik saat diberi kejutan ulang tahun. Keenam orang yang merupakan teman korban itu masih berstatus sebagai saksi. “Belum ada penetapan tersangka. Enam orang temannya yang mengerjainya itu masih berstatus sebagai saksi,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta.

Dari hasil olah TKP, diketahui bahwa aliran listrik yang menyetrum korban berasal dari kabel lampu tiang basket yang terkelupas akibat terkena mesin pemotong rumput. Korban diikat di tiang tersebut dan disiram air sehingga tersengat aliran listrik.

“Sementara menurut pengakun teman-temannya itu mereka tidak tahu kalau kabel itu terkelupas,” lanjut Awi. Lebih jauh Awi mengungkap agar kasus tersebut menjadi pembelajaran bagi semua pihak. Sandy sendiri pada Oktober mendatang rencananya akan menikah. “Kalau bercanda jangan keterlaluan. Itu sudah keterlaluan. Kalau dari keterangan sementara itu bisa dikenakan kelalaian,” pungkasnya.

Siswa SMA Jadi Buta Setelah Dilempar Telur Busuk

Hari ulang tahun memang momentum spesial yang kerap dirayakan. Namun, beberapa remaja di Indonesia tampaknya memanfaatkan momen tersebut untuk mem-bully teman sendiri. Tentu bukan hal aneh lagi saat melihat ada siswa yang disiram tepung, air, sampai dilempari telur. Hal seperti itu tentu menjadi momen seru, namun apa yang diceritakan oleh akun facebook Polres Tebing Tinggi, Sumatera Utara sungguh memilukan.

Admin akun resmi polisi setempat mengimbau masyarakat untuk tidak lagi melakukan tindakan perayaan ulang tahun yang berlebihan. Sebab, telah terjadi kasus di mana seorang siswa ulang tahun sedang dikerjain oleh teman-temannya. Dia dilempar telur busuk. Sialnya, cairan telur busuk yang pecah tersebut mengenai mata. Setelah membersihkan matanya, ternyata ia tidak bisa lagi melihat. Dokter spesialis mata menyatakan jika bakteri telur busuk tersebut sudah merusak kornea matanya.

Kejutan Yang Berlebihan Berujung Kerusakan Otak

Maizatul Farhanah adalah salah satu korban kejutan ulang tahun tragis yang dilakukan teman-temannya. Cerita awalnya, Farhanah diajak ke kantin oleh teman-temannya. Rupanya, tindakan mengajak Farhanah ke kantin itu hanya mengalihkan perhatian, karena teman-teman lainnya langsung melakukan skenario jail mereka dengan memasukkan uang senilai 300 ribu dan beberapa ponsel ke dalam tas Farhanah. Mirisnya, guru-guru juga terlibat dalam skenario tersebut. Farhanah dipanggil ke ruang guru, dimaki-maki. Teman-temannya juga meneriakinya maling. Saking shocknya, siswi kelas VII SMP tersebut jatuh pingsan.

Farhanah berubah total sejak hari itu. Keesokan harinya, siswi 13 tahun tersebut memang masih kembali ke sekolah, namun dia tidak mengerjakan tugas apapun yang diberikan guru. Kondisi kejiwaan dan kesehatan Farhanah tidak stabil sejak saat itu. Ia pun jatuh sakit dan dirawat di rumah sakit selama 14 hari. Farhanah mengalami gangguan otak akibat dari kejutan yang berlebihan. Namun, setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit, kondisinya tak kunjung membaik, melainkan terus memburuk hingga akhirnya mengembuskan napas terakhir.

Itulah beberapa contoh perayaan ulang tahun yang berakhir tragis. Alangkah baiknya, kalau kita merayakan ulang tahun itu dengan melakukan doa bersama. Boleh saja merayakannya tapi gak usah ngerjain yang ulang tahun juga kali. Kalau udah gini, siapa yang mau disalahin coba?

Check Also

Latar Belakang Perang Dunia II Serta Misteri Yang Belum Terpecahkan

Perang Dunia 2 atau disingkat (PD 2) merupakan kelanjutan dari Perang Dunia I yang terjadi …