Home / general / Wow! Festival Mandi Lumpur Ramaikan Korea Selatan

Wow! Festival Mandi Lumpur Ramaikan Korea Selatan

Kamu suka ikut festival? Festival apa? Pernah dengar festival mandi lumpur gak? Iiuhhh banget ya kotor-kotoran gitu, hehehe. Mungkin kamu gak suka, tapi di Korea setiap tahunnya menggelar festival mandi lumpur. Penasaran kan gimana lucunya festival ini, simak aja artikel ini yuk.

Festival mandi lumpur ini digelar di Boryeong, Korea Selatan sekitar 190 km dari kota Seoul. Festival ini dilakukan setiap musim panas dan ajang tahunan ini selalu dipadati wisatawan dari mancanegara yang bergelut dan berkubang dalam lumpur.

Selama festival ini kamu bakalan berkumpul bersama seluruh warga dan wisatawan untuk perang lumpur gitu. Saling lempar lumpur, bermain lumpur bahkan bisa gulat lumpur. Festival kali ini dilangsungkan selama 10 hari, festival mandi lumpur ini telah digelar sejak 1998 silam. Para wisatawan yang ikut memeriahkan percaya jika kandungan dalam lumpur sangat baik untuk kesehatan dan perawatan kulit. Lumpur ini diangkut dengan truk dari dataran rendah Boryeong ke pantai.

Menikmati liburan musim panas di Korea Selatan terasa lebih berkesan jika kamu ikut dalam festival tersebut. Di Korea Selatan, pantai dan laut adalah hal yang sangat mewah. Sebab, tidak banyak pantai dan laut di sini. Kalaupun ada, harus pergi ke Kota Busan atau Pulau Jeju.

Festival yang berlangsung sejak 1998 itu sudah mampu menyedot lebih dari 2 juta wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Karena festival itulah, Kota Boryeong menjadi sangat terkenal dan ramai saat musim panas. Kala itu berbagai produk kecantikan yang dihasilkan di Korea Selatan berasal dari lumpur kota tersebut. Untuk mengenalkan dan mempromosikan produk kosmetik itu, digelarlah festival mandi lumpur Boryeong tersebut.

Pesta lumpur Boryeong diadakan di sekitar Pantai Daecheon. Pantai dengan pasir putih yang memanjang lebih dari 2 kilometer itu akan sesak dipenuhi masyarakat dan wisatawan, baik yang ingin sekedar berjemur maupun bermain air dan pasir. Lumpur yang dikonotasikan sebagai sesuatu yang kotor dan tidak bermanfaat diubah menjadi hal yang dapat dijual, khususnya untuk pariwisata lokal.

Pemerintah daerah dan penduduk Boryeong seakan bersiap menyambut acara tahunan itu, yang akan berlangsung pada bulan Juli. Hal itu terlihat dalam beberapa promosi di website festival serta poster dan flyer yang disebarkan di media sosial.

Banyak sekali kegiatan yang diadakan dalam festival itu. Misalnya berenang di kolam lumpur, meluncur dengan papan di lumpur, bermain lumpur di bak, body painting dengan beraneka warna lumpur serta yang paling seru dan ditunggu kebanyakan orang adalah gulat di lumpur. Bagi para pencinta fotografi, ajang tersebut juga sangat menarik. Sebab mereka dapat mengambil objek yang sangat unik yang hanya terjadi satu kali setahun. Ada keasyikan tersendiri setiap kali badan diguyur dengan lumpur dan kamu dapat berteriak sepuasnya.

Hal lain yang tidak kalah seru adalah mandi bersama di kolam lumpur. Para pengunjung dapat bermain-main di dalam kolam lumpur. Mereka dapat mengguyurkan lumpur kepada teman atau sekedar merasakan hal yang sedikit berbeda dengan berenang di kolam itu. Canda dan tawa selalu terdengar ketika mereka terpeleset atau terjatuh di kolam tersebut dan tidak bisa berdiri lagi.

Meluncur dengan papan di kolam lumpur juga sangat mengasyikkan. Panitia tidak hanya membuat satu papan luncur lurus. Mereka juga menyiapkan papan luncur yang berkelok-kelok dan panjang kurang lebih 4–5 meter. Setelah meluncur, para pengunjung akan jatuh ke kolam lumpur. Kadang-kadang panitia juga membuat pertandingan, siapa yang cepat sampai ke bawah dan yang menang akan mendapat hadiah.

Setelah menghabiskan berjam-jam di bawah terik matahari dan melelahkan diri dengan bermain-main lumpur, kamu bisa berenang di laut yang indah untuk mendinginkan sekaligus membersihkan tubuh kamu dari lumpur. Setelah itu para pengunjung dapat menghadiri pertunjukan musik yang diadakan di Pantai Daecheon. Beberapa penyanyi dan kelompok musik Korea serta asing akan siap menghibur penonton. Tidak saja mengajak penonton bernyanyi, mereka juga berjoget bersama. Ribuan penonton akan berada di sekitar panggung dan diguyur air bersih dari pompa-pompa penyemprot di sekeliling panggung.

Walaupun sangat fun dan aman, kita tetap harus waspada dan berhati-hati karena tetap ada risiko. Kondisi sekitar pantai licin karena banyaknya lumpur. Kamu tidak perlu cemas dengan hambatan komunikasi. Sebab banyak sekali sukarelawan penerjemah yang akan membantu jika kamu mengalami kesulitan komunikasi.

Seru banget kelihatannya ya guys, asyik banget kayaknya main lumpur. Lumpur yang selama ini kita anggap kotor, ternyata bermanfaat untuk kecantikan. Luar biasa! Nah, kalau kamu lagi liburan ke Korea, jangan lupa kunjungi festival ini buat seru-seruan. Ingat, festival ini hanya ada di musim panas aja ya antara bulan Juni sampai Agustus. See you 🙂

Check Also

Latar Belakang Perang Dunia II Serta Misteri Yang Belum Terpecahkan

Perang Dunia 2 atau disingkat (PD 2) merupakan kelanjutan dari Perang Dunia I yang terjadi …