Home / healthy / Banyaknya Bahaya Akibat Menahan Rasa Kantuk

Banyaknya Bahaya Akibat Menahan Rasa Kantuk

Dalam menjalani aktivitas satu harian penuh, sudah pasti seorang manusia akan merasakan lelah. Pagi hari Pergi kerja, siangnya bekerja dan sorenya pulang kerja. Lalu bagaimana dengan malam hari ? Sudah pasti dong kalau malam harinya kamu akan meresakan kelelahannya. Pada malam hari juga sudah pasti rasa mengantuk akan datang menghampiri kamu dan itu tandanya kamu harus beristirahat.

Lalu bagaimana kalau kamu menahan rasa kantuk tersebut dan tidak segerakan untuk beristirahat? Apakah menahan kantuk akan mengakibatkan gangguan produktivitas dan kesehatan ? Tentunya pertanyaan semacam ini akan kita kupas secara tuntas.

Disini kita kita juga akan mengetahui apa saja yang akan terganggu pada kesehatan kita jikalau menahan rasa kantuk dengan terus menerus. Gunanya kita membahas menahan rasa kantuk, dikarenakan masyarakat sekarang ini sudah terlalu menganggap kantuk sebagai suatu bentuk rasa kemalasan. Orang yang mengantuk juga akan dipandang sebelah mata oleh semua umat manusia.

Kantuk juga bisa kita katakan sebagai penyakit yang harusnya segera diobati. Padahal mengantuk adalah sinyal kalau tubuh harus segera tidur atau istirahat. Kalau secara logika, ini sama halnya seperti saat kita merasakan lapar, tentu pastinya hal ini membutuhkan makanan. Kantuk adalah satu hal yang alami, Jika Kekurangan sesuatu sesuatu kita harus memenuhi kebutuhan tersebut dan tidak bisa digantikan.

Sampai pada saat ini, tidak ada satu zat pun yang dapat menggantikan Restoratif tidur tersebut dan proses tidur juga membangun dan memperbaiki tubuh. Ia akan memberikan tenaga baru dan semangat baru, Bahkan membangunkan sel-sel baru. Pada dasarnya seperti yang kita ketahui bahwa mengantuk adalah kekurangan tidur, kualitas tidur yang buruk yakni rasa tidur yang kurang nyenyak atau dikenal sebagai sebutan tidur ayam. Kualitas tidur yang buruk ditemui dalam bentuk kantuk berlebihan walau durasi tidur sudah cukup.

Rasa kantuk berlebihan atau kata lainnya adalah Hypersomnia akan berujung pada berbagai penyakit tidur serius seperti Narkolepsi atau Slep Apnea (Mendengkur). Kantuk bisa bertumpuk dan bertambah parah. Sebelum bertambah buruk dan mengakibatkan gangguan produktivitas dan kesehatan, ada baiknya kita mengenali bagaimana tanda-tanda kantuk yang tak sehat. Tanda-Tanda Kantuk Tidak Sehat :

Pelor

Pelor alias nempel molor merupakan istilah yang umum diberikan pada orang yang mudah sekali tidurnya. Begitu meletakkan kepala di atas bantal, tak kurang dari 5 menit, seseorang sudah terlelap. Padahal mula tidur (sleep onset) yang normal adalah 10-20 menit.

Impulsif

Mengantuk akan memicu perilaku impulsif. Orang yang berada dalam kondisi kurang tidur mudah sekali terpancing emosinya. Kemampuan mengambil keputusan juga menurun drastis. Coba perhatikan, tiap kali berbelanja di midnight sale, atau browsing toko online di malam hari, kita cenderung tak berpikir panjang untuk berbelanja.

Klise

Kekurangan tidur membuat orang sulit menjadi kreatif saat berbicara di muka umum. Kemampuan memilih kata-kata secara kreatif dan sikap yang hangat akan menurun drastis saat mengantuk. Akhirnya kata-kata yang keluar pun itu-itu saja, bahkan terkesan klise.

Kemampuan Otak Menurun

Tanpa tidur yang baik, proses konsolidasi ingatan jadi tak sempurna. Ya tidur diperlukan untuk menjaga daya ingat sesorang. Demikian juga dengan kontrol emosi. Kemampuan otak dan kematangan emosi menentukan pengambilan keputusan seseorang. Orang dengan tidur yang tak sehat akan sulit untuk bertindak rasional.

Rakus

Kantuk akan meningkatkan nafsu makan. Sebenarnya mudah saja dijelaskan. Ketika mengantuk dan kekurangan tidur, sedang kita harus tetap beraktivitas, tubuh secara otomatis akan membutuhkan tenaga tambahan. Untuk itu sel-sel saraf di otak mendiktekan rasa lapar dan keinginan besar untuk menikmati makanan yang asin, manis dan gurih. Ketika merasa sulit mengendalikan nafsu makan, mungkin Anda sedang kurang tidur?

Lamban

Daya tangkap, baik di kelas atau membaca juga dipengaruhi oleh tidur. Kekurangan tidur membuat kita lamban memahami suatu subyek. Akibatnya, satu dokumen harus dibaca berulang kali baru benar-benar mengerti isinya. Dalam pengambilan keputusan juga terkesan lamban dan ragu-ragu.

Ceroboh

Karena konsentrasi yang buruk, saat kurang tidur, kita jadi ceroboh. Tanpa sengaja menjatuhkan barang-barang, atau salah menekan tombol. Tak jarang kita meletakkan kunci kendaraan bukan pada tempat biasanya. Sistem koordinasi motorik manusia jadi buruk. Ini sebabnya pendengkur yang sering mengantuk dilarang untuk berkendara.

Galau Berlebihan

Emosi jadi tak stabil ketika tidur tak sehat. Sebuah penelitian menyatakan bahwa pasangan yang kurang tidur lebih sering bertengkar dibanding yang cukup. Sementara penelitian Univ. Of California sebutkan bahwa pasangan dari orang yang tak sehat tidurnya sering merasa dihargai.

Tertidur

Jika mengantuk sampai tertidur, tentu kekurangan tidur atau penyakit tidur yang diderita sudah sangat parah. Tetapi banyak orang mencoba mempertahankannya dengan kafein atau minuman penambah energi. Semua zat stimulan ini hanya menunda rasa kantuk tanpa mengembalikan kemampuan otak yang sudah lelah. Tandanya ketika dalam suasan yang membosankan atau cenderung gelap, orang yang mengantuk akan langsung tertidur.

Nah, kalau kamu sudah merasakan seperti hal-hal diatas, maka perbaikilah tidurmu agar tidak menggangu kesehatan yang ada pada diri kamu. Semoga saja artikel ini bisa dijadikan satu pedoman untuk tidak menahan rasa kantuk terlalu lama. Akhir kata kami ucapkan terima kasih.

Check Also

Jenis, Cara Menghindari dan Mengobati Infeksi Jamur Kulit

Apakah anda sedang mengalami penyakit Infeksi kulit Jamur? Memang sih, penyakit ini tidak akan merenggut nyawa …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *