Home / healthy / Pernah Dengar Orang Meninggal Saat Tidur? Yuk, Ketahui Penyebabnya

Pernah Dengar Orang Meninggal Saat Tidur? Yuk, Ketahui Penyebabnya

Hal yang tidak pernah kita duga dan tidak bisa ditebak kapan itu terjadi adalah kematian. Kenapa? Karena setiap orang itu bisa meninggal kapan saja dan dimana saja bahkan bisa terjadi pada saat sedang tidur. Akan tetapi kita juga kadang penasaran, kok bisa ya lagi tidur meninggal, apakah karena sakit atau apalah. Nah, untuk lebih jelasnya lagi, kita simak saja yuk artikel di bawah ini.

Penyebab Orang Meninggal Saat Tidur

Ada beberapa cerita yang dimana disebutkan bahwa orang yang meninggal saat tidur itu disebabkan suatu penyakit yang dan keluarga, sahabat terdekat bahkan orang itupun tidak mengetahuinya. Kematian yang terjadi secara mendadak, biasanya tanpa gejala atau tanda-tanda sakit sebelumnya. Mereka masih tampak sehat dan bersemangat sebelum pergi tidur. Itulah mengapa keluarga dan sahabat yang ditinggalkan biasanya sulit mempercayai bahwa orang tersebut memiliki penyakit yang serius. Berikut adalah beberapa penyakit yang paling sering mengancam nyawa saat kamu tidur:

Serangan jantung

Berbeda dari henti jantung, serangan jantung tidak disebabkan oleh kesalahan pada sirkuit elektrik dalam tubuh. Serangan jantung saat tidur terjadi karena aliran darah ke otot-otot jantung terhambat sehingga jantung tidak mendapatkan suplai oksigen dari darah. Dalam beberapa kasus, jantung masih tetap berdetak tapi otot-otot yang tidak mendapatkan oksigen akan mengalami kerusakan.

Biasanya serangan jantung disebabkan oleh penyakit jantung koroner. Tanda-tanda yang bisa kamu amati adalah rasa nyeri dan tertekan di dada atau lengan, demam, muntah-muntah dan debaran jantung yang tidak teratur (terlalu cepat atau terlalu lambat).

Penggumpalan darah

Biasanya penggumpalan darah tidak membahayakan kesehatan karena gumpalan ini akan terurai dengan sendirinya atau dengan bantuan pengobatan. Akan tetapi, kalau darah yang menggumpal sudah menjadi terlalu besar, gumpalan tersebut akan menghalangi aliran darah. Jika aliran yang terblokir adalah pembuluh utama yang memompa darah menuju otak atau jantung, penggumpalan darah bisa berujung pada seseorang meninggal saat tidur.

Kasus penggumpalan darah yang cukup parah biasanya terjadi karena ada trauma seperti luka yang cukup serius, kulit yang tergores atau darah yang mengental. Gejala yang tampak biasanya berupa pembengkakan, kulit yang pucat, rasa sakit dan napas yang memburu.

Sleep apnea

Gangguan tidur apnea (sleep apnea) terjadi ketika seseorang berhenti bernapas selama beberapa kali dalam tidurnya. Biasanya orang yang menderita sleep apnea akan berhenti bernapas selama sekitar sepuluh detik. Hal ini bisa berulang hingga lima kali dalam satu jam selama seseorang tertidur. Jika gangguan ini terus bertambah parah, tubuh bisa gagal menarik napas lagi setelah tertahan dan mengakibatkan terhentinya sistem pernapasan. Hal ini bisa berujung pada kematian.

Beberapa faktor risiko gangguan tidur apnea adalah obesitas, gagal jantung dan berbagai penyakit jantung. Gangguan ini bisa dideteksi, salah satunya adalah dengan mengamati gejalanya seperti rasa lelah di pagi hari dan mengantuk sepanjang hari meskipun sudah tidur cukup lama. Selain itu, biasanya pasangan atau saudara yang tidur di kamar yang sama akan mendengar suara dengkuran saat tidur.

Keracunan karbon monoksida

Penyebab kematian mendadak dalam tidur yang disebabkan oleh faktor eksternal adalah keracunan karbon monoksida. Karbon monoksida adalah gas yang tidak berwarna atau berbau yang diproduksi oleh bahan-bahan rumah tangga seperti kompor, panggangan, pemanas air atau mobil yang menyala. Jika gas ini berkumpul dan terjebak dalam ruangan yang tertutup, orang yang menghirup udara yang telah terkontaminasi karbon monoksida bisa terbunuh. Beberapa kasus keracunan karbon monoksida terjadi karena pemilik rumah tertidur dan lupa mematikan kompor atau mesin mobil yang sedang dipanaskan di garasi rumah.

Sudden cardiac arrest

Sudden cardiac arrest juga dikenal dengan istilah henti jantung. Kondisi ini terjadi ketika jantung secara tiba-tiba berhenti berdetak. Hal ini dipicu oleh kelainan dan disfungsi pada sinyal elektrik yang mengatur detak jantung. Saat hal ini terjadi, jantung pun berhenti memompa darah ke seluruh bagian tubuh. Jika tidak langsung ditangani, henti jantung akan menyebabkan kematian.

Henti jantung dipicu oleh beberapa hal, antara lain diabetes, tekanan darah tinggi, kadar kolesterol tinggi serta faktor genetik. Ada beberapa gejala yang harus kamu waspadai misalnya jika kamu beberapa kali jatuh pingsan, ada sejarah kematian karena penyakit jantung dalam keluarga dan dada yang terasa nyeri.

Usia yang sudah lanjut

Kalau yang ini sangat umum terjadi karena dengan usia yang semakin tua, maka dapat menjadikan seseorang mengalami kematian secara mendadak juga. Hal ini dapat terjadi karena saat bertambahnya umur, maka banyak sekali sel-sel di dalam tubuh yang mengalami kematian. Hal ini dapat ditandai dengan berbagai macam ciri-ciri seperti turunnya berat badan secara drastis, sulit untuk tidur atau sebaliknya sangat banyak tidur, berkurangnya indra perasa, sulit untuk menahan kencing atau BAB dan lain sebagainya.

Itulah penyebab kenapa orang-orang bisa meninggal secara mendadak saat tidur. Padahal terkadang gejala penyakit-penyakit yang menyebabkan kematian mendadak dalam tidur ini sebenarnya sudah muncul, akan tetapi seringkali disepelekan. Maka dari itu, jagalah selalu kesehatan dan kalau mengalami gejala penyakit seperti yang di atas langsung periksakan ke dokter ya. Semoga artikel ini bermanfaat..

Check Also

Jenis, Cara Menghindari dan Mengobati Infeksi Jamur Kulit

Apakah anda sedang mengalami penyakit¬†Infeksi kulit Jamur? Memang sih, penyakit ini tidak akan merenggut nyawa …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *