Home / history / Inilah Hukuman Mati Yang Kejam Dan Sadis Di Dunia

Inilah Hukuman Mati Yang Kejam Dan Sadis Di Dunia

Apa Yang Anda Pikirkan Ketika Mendengar Hukuman Mati?

Hukuman mati diterapkan untuk menciptakan efek jera kepada para pelaku kejahatan. Akan tetapi, penerapan hukuman mati ini masih menimbulkan perdebatan. Ada yang menganggap kalau penerapan hukuman mati tersebut harus dilakukan supaya menjadi pelajaran kepada yang lainnya agar tidak melakukan kejahatan itu lagi. Dan ada pula yang menganggap kalau hukuman mati tidak bisa diterapkan karena merupakan pelanggaran HAM.

Perlu kalian ketahui, hukuman mati tidak hanya ada dijaman modern. Justru di jaman dahulu hukuman mati diterapkan lebih kejam dan tidak berperikemanusiaan. Anda pasti merinding membaca hukuman-hukuman mati yang ada di jaman dahulu. Inilah 10 hukuman mati yang paling sadis dan mengerikan di dunia.

1. Ling Chi

Lingchi_(cropped)

Hukuman mati ini berasal dari Cina. Ini adalah salah satu metode eksekusi yang paling brutal yang pernah ada. Digunakan kira-kira dari tahun 900, sampai akhirnya dilarang pada tahun 1905. Ini adalah hukuman yang hanya diperuntukkan bagi kejahatan seperti pengkhianatan dan pembunuhan saudara. Selama hukuman ini, pisau tajam yang digunakan untuk membunuh kriminal, secara bertahap menyayat bagian-bagian dari tubuhnya selama jangka waktu yang panjang.

Korban diikat di kayu, biasanya di tempat umum kemudian daging yang ada di tubuhnya diiris sedikit demi sedikit, pada awalnya hanya dari payudara terdakwa. Perlahan anggota badannya secara bertahap disayat, diikuti oleh telinga, hidung dan alat kelamin. Setelah 10-20 menit, korban dipenggal atau ditikam ke jantung.

2. Digergaji

8p4uA

Selama proses tersebut, pelaku kejahatan akan digantung terbalik pada sebuah tiang dan gergaji tajam perlahan akan mengiris tubuhnya menjadi dua dimulai dari selangkangan, dada dan kepala. Karena digantung terbalik, otak akan menerima darah yang cukup untuk menjaga mereka agar tetap hidup dan sadar. Hukuman ini pernah digunakan di Eropa abad pertengahan.

3. Ditusuk Sampai Mati

Empalement

Ini adalah salah satu hukuman yang paling kejam di dunia. Terpidana akan ditusuk kayu yang tajam yang dimulai dari dubur lalu tembus ke dada sampai ke leher. Setiap orang akan meregang nyawa dengan cara yang menyakitkan ini. Kayu tersebut kan ditancapkan ke tanah. Kekaisaran Yunani dan Romawi pernah memakai cara ini untuk para tahanan perang.

4. Dipancung

Arab Saudi menggunakan hukuman pancung atau penggal untuk mereka yang terbukti melakukan pembunuhan. Mereka akan memenggal kepala dengan pedang yang ditebaskan secara langsung atau menggunakan alat pancung. Banyak TKI yang pernah menerima hukum penggal atau pancung di Arab Saudi.

5. Roda Katrin

Roda Katrin merupakan perangkat eksekusi digunakan di abad pertengahan dan awal zaman modern. Si terdakwa diikat di atas roda dan dipukul daerah dada dengan gada atau palu besar sampai hancur. Negara yang pernah melakukan hukuman ini ialah Prancis, Jerman, Denmark, Swedia, Rumania, Amerika Serikat, dan Rusia.

6. Digantung

Hasil gambar untuk hukuman mati gantung

Negara Irak pernah menerapkan hukuman ini pada mantan Presiden Saddam Hussein, karena terbukti telah melakukan pembunuhan terhadap 148 orang Syiah. Eksekusi mati ini dilakukan tidak pandang bulu terhadap siapapun yang melakukan pembunuhan.

7. Ditarik Dan Dimutilasi Menjadi Empat

Inggris di abad pertengahan menerapkan hukuman mati paling sadis ini. Mereka yang menjadi pengkhianat negara bakal menghadapi hukum yang satu ini. Tali dililitkan pada kaki, lalu ditarik berlainan arah serta dimutilasi di tengah masyarakat. Bukan hanya itu. Isi perut terdakwa di keluarkan, alat vitalnya dikebiri, lalu tubuh dipotong empat bagian dan ditaruh di berbagai keramaian pusat kota untuk memberi pelajaran bagi mereka yang punya niat memberontak.

8. Direbus

Rusia dan Eropa pernah menerapkan hukuman ini. Terdakwa yang bersalah akan direbus hidup-hidup di dalam kuali dengan air mendidih. Kematian akan berlangsung lambat dan menyakitkan. Biasanya terdakwa akan dicelupkan area kepala terlebih dahulu. Mereka akan direbus sampai tidak bernyawa. Untuk memudahkan prosesnya, algojo memilih kuali kecil sehingga air atau minyak bakal cepat panas.

9. Flaying

Menguliti terpidana hidup-hidup juga dikenal sebagai flaying, adalah salah satu metode eksekusi yang paling mengerikan yang pernah diterapkan, terutama terjadi selama jaman klasik. Hukuman ini biasanya diterapkan kepada tentara dan penjahat berbahaya atau pejabat yang korupsi.

Suku Aztec Meksiko sering menguliti tahanan perang mereka selama ritual pengorbanan manusia. Ada juga banyak indikasi Assyria kuno menguliti penguasa musuh-musuh mereka dan memaku kulitnya ke tembok kota, sebagai peringatan bagi semua pemberontak.

10. Dilempar Ke sarang Ular Berbisa

Hasil gambar untuk hukuman terkejam dimasukkan lubang ular

Salah satu cara tertua yang dipakai untuk menghukum para terdakwa adalah melempar mereka ke dalam lubang yang isinya ular-ular berbisa. Ular-ular tersebut sengaja tidak diberi makan agar kelaparan dan menyerang terdakwa. Beberapa pemimpin terkenal yang mati dengan cara ini adalah Ragnar Lodbrok, Panglima perang Viking dan Gunnar Raja Burgundy.

Nah, apakah Anda sudah merinding membaca hukuman-hukuman di atas tersebut? Mengerikan sekali bukan?Bagaimana ya kalau di Indonesia diterapkan hukuman-hukuman seperti itu untuk para koruptor? 🙂

Check Also

Mengulas Kisah Suku Polahi Yang Melakukan Pernikahan Sedarah

Setiap suku pasti memiliki ciri khas atau tradisi tersendiri yang pastinya berbeda satu sama lain. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *