Home / info / Kacamata Atau Softlens, Mana Sih Yang Lebih Baik?

Kacamata Atau Softlens, Mana Sih Yang Lebih Baik?

Apa kamu pernah mengalami kebingungan saat harus memilih antara memakai kacamata atau softlens? Ya, itu adalah hal yang wajar karena masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Nah biar kamu gak bingung lagi, yuk kita simak sama-sama artikel satu ini agar kamu tau menentukan mana yang lebih baik.

Antara Kacamata Dan Softlens

Keputusan memilih kacamata atau softlens untuk memperbaiki penglihatan tergantung pada preferensi pribadi. Gaya hidup, kenyamanan, kemudahan, anggaran biaya dan estetika harus semuanya dimasukkan ke dalam faktor proses pengambilan keputusan kamu.

Perbedaan antara kacamata dan softlens yang paling mendasar adalah cara penggunaanya yaitu softlens atau lensa kontak cara menggunakannya dengan menempelkan langsung ke bola mata atau kornea. Sedangkan kacamata adalah dengan menggantungkannya di tulang hidung dan kedua daun telinga.

Kacamata

Kacamata adalah lensa tipis untuk mata guna menormalkan dan mempertajam penglihatan (ada yang berangka dan ada yang tidak). Sekarang selain menjadi alat bantu penglihatan, kacamata juga sudah menjadi pelengkap gaya serta menjadi alat bantu khusus untuk menikmati hiburan seperti kacamata khusus tiga dimensi.

Kelebihan memakai kacamata

  • Siapapun bisa memakainya, tanpa memandang usia. Kacamata adalah solusi sederhana dan cepat untuk mengatasi masalah penglihatan.
  • Kacamata memberikan perbaikan penglihatan yang akurat dan terprediksi, hingga dalam jangkauan 0,50 dioptri dari koreksi yang diinginkan. Kacamata juga mudah untuk diperbarui ketika resep mata kamu berubah. Artinya, kamu akan selalu melihat apa yang seharusnya kamu lihat.
  • Memakai kacamata mengurangi kebutuhan untuk menyentuh mata yang bisa mengurangi kemungkinan iritasi mata atau mengembangkan infeksi mata.
  • Kacamata umumnya lebih murah daripada lensa kontak dalam jangka panjang. Kamu tidak perlu sering mengganti kacamata (kecuali kamu mematahkannya). Dan jika resep kamu berubah dari waktu ke waktu, kamu mungkin dapat menggunakan frame yang sama dan hanya mengganti lensanya.
  • Jika kamu memiliki mata kering atau sensitif, kacamata tidak akan memperburuk masalah seperti lensa kontak bisa.
  • Kacamata menawarkan beberapa perlindungan dari faktor lingkungan seperti angin, air, debu dan partikel asing lainnya.
  • Memakai kacamata tidak menyebabkan efek samping, karena kacamata tidak pernah menyentuh bola mata itu sendiri.

Kekurangan memakai kacamata

  • Beberapa orang menganggap kacamata tidak praktis, mudah hilang atau rusak.
  • Jika kacamata kamu tebal, tepian lensa kacamata kamu mungkin akan membuat kamu terlihat kurang menarik. Kacamata tebal bisa membuat mata pemakainya tampak mengecil atau membesar secara tidak wajar.
  • Kacamata berjarak sekitar 12 mm dari mata, sehingga penglihatan periferal kamu dapat terdistorsi. Banyak orang juga melaporkan kesulitan fokus pada objek dan pandangan kabur ketika mereka pertama kali mulai memakai kacamata atau mengubah resep.
  • Beberapa bingkai dapat mengerahkan tekanan konstan pada hidung dan di belakang telinga kamu yang mengarah ke sakit kepala dan ketidaknyamanan. Frame kacamata juga dapat meninggalkan bekas cetakan di sisi hidung yang tidak sedap dipandang mata.
  • Kacamata dapat dipengaruhi oleh faktor luar, penglihatan kamu dapat terhalang atau kabur oleh embun yang terkumpul di lensa kamu atau ketika mereka menjadi berkabut di cuaca dingin.
  • Kacamata dapat rusak atau hilang, biaya menggantinya mungkin akan sama beratnya.
  • Dalam beberapa jenis pekerjaan (seperti pemadam kebakaran) atau dalam olahraga aktif, memakai kacamata mungkin tidak diterima karena akan menyulitkan penggunanya beraktivitas seoptimal mungkin.

Softlens

Softlens (lensa kontak) adalah sebuah alat yang digunakan untuk membantu penglihatan sebagai pengganti kacamata, softlens biasanya dipasang pada kornea mata dan terbuat dari plastik yang mengandung air. Softlens perlu perawatan yang serius karena jika kotor akan menyebabkan iritasi pada mata bahkan menimbulkan penyakit serius.

Softlens diciptakan pertama kali dipergunakan untuk membantu memperjelas penglihatan bagi penderita kurang penglihatan pada mata. Di era kemajuan jaman softlens bukan saja untuk membantu penglihatan tetapi juga digunakan sebagai gaya hidup dalam kecantikan. Softlens banyak diciptakan dalam berbagai warna agar menambah daya tarik bagi pemakai. Beberapa warna softlens yang banyak terlihat seperti biru, hijau, purple, hitam, coklat serta jingga.

Kelebihan memakai softlens atau lensa kontak

  • Lensa kontak dibuat sesuai kelengkungan mata kamu, menyediakan luas dan jangkauan pandang yang lebih maksimal sehingga lebih sedikit menyebabkan gangguan dan distorsi penglihatan dari kacamata.
  • Lensa kontak tidak akan mengganggu gerak-gerik kamu selama berolahraga atau bekerja.
  • Lensa kontak tidak terpengaruh oleh kondisi cuaca dan tidak berkabut saat cuaca dingin.
  • Kamu bisa bereksperimen dengan berbagai macam model dan warna lensa kontak, sesuai gaya hidup dan kepribadian kamu.
  • Memakai kacamata berjam-jam membuat kamu lelah dan semakin tidak nyaman. Hal ini dapat dihindari dengan menggunakan lensa kontak.
  • Beberapa lensa kontak dapat membentuk kembali kornea kamu saat kamu tidur. Overnight orthokeratology (Ortho-k) misalnya, mengoreksi miopia kamu saat tidur secara sementara sehingga kamu dapat melihat dengan jelas keesokan harinya tanpa perlu kacamata atau lensa kontak.

Kekurangan memakai softlens atau lensa kontak

  • Beberapa orang mengalami kesulitan menerapkan lensa kontak untuk mata mereka. Kamu perlu koordinasi tangan-mata yang baik untuk membersihkan, memasang dan melepas lensa. Membersihkan dan disinfeksi lensa juga bisa menjadi rutinitas yang rumit dan merepotkan setiap kalinya (walaupun teknik yang tepat dan latihan bisa membantu kamu).
  • Lensa kontak membatasi jumlah oksigen yang mencapai mata kamu dan dapat menyebabkan atau meningkatkan keparahan sindrom mata kering.
  • Jika kamu bekerja di depan komputer dalam jangka waktu lama, memakai lensa kontak mungkin akan berkontribusi terhadap gejala sindrom visi komputer.
  • Lensa kontak memerlukan perawatan lensa yang tepat dan kotak penyimpan lensa harus dibersihkan setiap hari, untuk menghindari infeksi mata serius. Jika kamu tidak dapat berkomitmen untuk menjalani siklus perawatan dan penggantian kontak, pertimbangkan lensa kontak sekali pakai.
  • Jika kamu tidak sengaja tertidur sambil mengenakan softlens, mata kamu biasanya akan kering, berpasir, merah dan teriritas ketika kamu bangun. Jika kamu menemukan diri kamu sering jatuh tertidur masih menggunakannya, pertimbangkan jenis extended wear contact lenses, jenis ini disetujui untuk pemakaian hingga 30 hari terus menerus
  • Lensa kontak menempatkan kamu pada risiko yang lebih besar dari infeksi dan kerusakan mata. Misalnya, tidak melepas softlens secara teratur dan membersihkan mereka sesuai dengan aturan pakai bisa menyebabkan kamu banyak masalah yaitu peningkatan risiko infeksi kornea, goresan dan lecet.
  • Lensa kontak tidak didesain untuk bekerja dengan baik dalam kondisi cuaca ekstrem atau ketika kamu berenang.
  • Lensa kontak memakan biaya yang lebih besar daripada kacamata. Tidak hanya kamu harus menghabiskan uang lebih banyak untuk lensa kontak di awal pemakaian, tetapi kamu harus terus mendapatkan yang baru termasuk biaya tempat penyimpanan lensa, perawatan dan cairan desinfeksi. Lensa kontak tidak dapat bertahan seumur hidup.
  • Butuh waktu lama untuk beradaptasi dengan kontak lensa. Kebanyakan pengguna lensa kontak mengeluhkan rasa tidak nyaman, sakit dan iritasi selama berminggu-minggu. Beberapa orang mungkin memiliki pembengkakan atau infeksi. Beberapa orang mungkin tidak melihat dengan benar, terus menerus berkedip, kedutan atau menutup mata. Beberapa orang mungkin tidak pernah terbiasa dengan lensa kontak.

Kacamata atau softlens adalah dua benda yang sama-sama mempunyai fungsi yang baik yaitu untuk membantu penglihatan. Akan tetapi, semua tergantung pribadi masing-masing ingin memilih yang mana. Karena keduanya pun memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Check Also

Viral, Imam Berambut Gimbal

Mungkin sudah terlalu sering kita mendengar istilah “jangan menilai sebuah buku hanya dari sampulnya”, pepatah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *