Home / info / Ngeri, Inilah Virus Paling Mematikan Di Dunia

Ngeri, Inilah Virus Paling Mematikan Di Dunia

Apa yang kamu pikirkan tentang virus? Ya, virus adalah salah satu penyebab yang bisa membuat manusia terserang penyakit dan biasanya virus menyerang disaat kekebalan tubuh kita sedang lemah. Virus adalah parasit mikroskopik yang menginfeksi sel organisme biologis. Virus bersifat parasit obligat, hal tersebut disebabkan karena virus hanya dapat bereproduksi di dalam material hidup. Oleh karena itu, virus menginvasi dan memanfaatkan sel makhluk hidup untuk berkembangbiak.

Untuk itulah kita harus selalu menjaga kesehatan dengan memperhatikan apa yang kita makan, rajin berolahraga dan tidak lupa untuk istirahat cukup. Banyak yang tidak menduga bahwa virus ini sebenarnya sangat berbahaya dan sukar untuk dideteksi. Ada banyak virus di dunia ini dari yang biasa sampai yang mematikan, berikut ini penjelasan virus-virus yang mematikan yang ada di dunia:

1. Virus HIV

Diperkirakan 36 juta orang telah meninggal karena virus HIV. Di dalam dunia yang modern, HIV masih jadi salah satu pembunuh terbesar. Meski sudah banyak obat yang dibuat untuk menyembuhkan HIV, namun obat itu hanya mampu memperpanjang hidup seseorang bukan menyembuhkannya. HIV bekerja dengan cara menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Setelah kekebalan tubuh menurun, HIV membunuh korban dengan menginfeksi saluran pernapasan seperti TBC dan pneumonia.

HIV adalah jenis virus yang rapuh dan tidak bisa bertahan lama di luar tubuh manusia. HIV bisa ditemukan di dalam cairan tubuh dari orang yang terinfeksi. Cairan yang dimaksud adalah cairan sperma, cairan vagina, cairan anus, darah dan ASI. HIV tidak bisa menyebar melalui keringat atau urine. Dengan diagnosis HIV dini dan penanganan yang efektif, pengidap HIV tidak akan berubah menjadi AIDS. AIDS adalah stadium akhir dari infeksi virus HIV. Pada tahap ini, kemampuan tubuh untuk melawan infeksi sudah hilang sepenuhnya.

2. Virus Rabies

Rabies atau umumnya dikenal sebagai penyakit anjing gila adalah penyakit serius yang menyerang otak dan sistem saraf. Penyakit ini digolongkan sebagai penyakit mematikan yang harus ditangani dengan cepat. Rabies merupakan virus mematikan yang menular dari air liur hewan. Sebanyak 93 anak di Angola meninggal diakibatkan oleh virus Rabies di tahun 2009. Setiap tahunnya, hampir 55.000 orang meninggal tiap tahunnya oleh Rabies. Jika orang sudah mengalami gejala tersebut, resiko kematian yang bisa mencapai angka nyaris 100%.

3. Virus Demam Berdarah

Demam dengue atau yang dikenal secara umum oleh masyarakat Indonesia sebagai demam berdarah merupakan penyakit yang dapat membuat suhu tubuh penderita menjadi sangat tinggi dan pada umumnya disertai sakit kepala, nyeri sendi, otot, dan tulang, serta nyeri di bagian belakang mata.

Virus demam berdarah pertama kali muncul pada tahun 1950 di Filipina dan Thailand, dan sejak itu menyebar ke seluruh daerah tropis dan subtropis seluruh dunia. Menurut WHO, demam berdarah diderita 50 sampai 100 juta orang pertahun. Meskipun tingkat kematian demam berdarah lebih rendah dari beberapa virus lain, sebesar 2,5 persen, tetapi virus ini dapat menyebabkan kondisi shock.

Demam berdarah ini bisa ditangani dengan meminum banyak cairan, beristirahat serta mengonsumsi parasetamol dan acetaminophen. Jika langkah pengobatan ini diterapkan, biasanya gejala demam berdarah akan mulai menunjukkan tanda-tanda pulih dalam waktu 2-5 hari.

4. Virus Ebola

Penyakit ini disebabkan oleh virus dan dapat berakibat fatal jika segera tidak ditangani. Ebola pertama kali ditemukan pada tahun 1976 di Sudan dan Kongo. Para pakar menduga bahwa virus Ebola sudah hidup dalam tubuh kelelawar pemakan buah atau codot. Virus tersebut kemudian menyebar ke hewan lain dan kemungkinan menjangkit pada manusia melalui darah saat mereka membersihkan darah hewan buruan yang sudah terkontaminasi. Masa inkubasi biasanya dimulai dua hari hingga tiga minggu setelah terjangkit virus, dengan adanya demam, sakit tenggorokan, nyeri otot dan sakit kepala. Angka kematian karena virus ini mencapai 90%, sampai saat ini beberapa negara di Afrika seperti Guinea, Sierra Leone dan Liberia masih mengalami ketegangan karena ada potensi masuk kategori negara wabah dan dilarang masuk oleh beberapa WHO.

5. Virus Flu Burung

Flu burung merupakan suatu jenis penyakit influenza yang ditularkan oleh burung kepada manusia. Virus yang masuk ke tubuh manusia akan berinkubasi terlebih dahulu selama 3-7 hari sebelum menimbulkan gejala. Seseorang yang terkena flu burung akan mengalami gejala utama seperti demam tinggi, sakit kepala, nyeri otot, pilek, batuk dan gangguan pernapasan.

Nama virus H5N1 ini booming pada awal tahun 2000-an. Dilaporkan sekitar 70% kematian disebabkan dari virus yang berawal dari unggas ini. Setiap orang bisa terinfeksi, jika melakukan kontak langsung dengan unggas dan sebagian besar kasus muncul di Asia. Di Indonesia sendiri, virus paling banyak berasal dari ayam.

6. Virus Cacar

Penyakit cacar air secara medis disebut varisela, umumnya diderita oleh anak-anak berusia di bawah 10 tahun. Penyakit ini juga bisa menyerang orang dewasa dan umumnya gejala yang muncul lebih berat daripada anak-anak. Hampir semua orang dewasa yang pernah mengidap cacar air tidak akan tertular lagi.

Seperti pada umumnya penyakit yang disebabkan oleh virus, penyakit ini lebih banyak menyerang orang yang memiliki daya tahan yang lemah. Penyakit cacar air memiliki ciri yang sangat khas yaitu munculnya benjolan kecil mirip bisul kecil namun berisi air dengan dinding tipis atau biasanya diistilahkan dengan plentingan atau dalam bahasa kedokterannya biasa disebut vesikel atau vesikula.

Itulah virus-virus berbahaya yang sangat mematikan di dunia, maka dari itu jagalah daya tahan tubuh agar kekebalan tubuh tidak melemah. Jagalah pola makan, rajin olahraga serta beristirahatlah yang cukup. Semoga informasi ini berguna untuk kita semua, see you . . .

Check Also

Viral, Imam Berambut Gimbal

Mungkin sudah terlalu sering kita mendengar istilah “jangan menilai sebuah buku hanya dari sampulnya”, pepatah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *