Home / info / Tanpa Atap Dan Dinding, Inilah Hotel Unik Di Pegunungan Alpen Swiss

Tanpa Atap Dan Dinding, Inilah Hotel Unik Di Pegunungan Alpen Swiss

Kalau kita sedang liburan ke luar kota ataupun ke luar negeri, tentunya hal yang tidak boleh dilupakan adalah penginapan atau hotel untuk beristirahat kita selama beberapa hari berlibur di tempat itu. Tapi gimana jadinya kalau hotel tempat kita beristirahat tersebut tidak memiliki atap dan dinding? Wah, bagaimana bisa begitu sih? Hotel tanpa atap dan dinding tersebut memang beneran ada lho guys, tepatnya berada di pegunungan Alpen Swiss. Gak percaya? Mari kita lihat sama-sama.

Dimana Letak Pegunungan Alpen?

Pegunungan Alpen terletak di negara Swiss yang terkenal sebagai negara pegunungan karena hampir seluruh wilayah negara ini berada di ketinggian 1,200 meter. Puncak pegunungan Alpen sendiri berada di ketinggian 4000 meter serta lebih dari 1,800 glaciers dengan garis salju di atas ketinggian 2,500 meter.

Hal ini yang kemudian menyebabkan Swiss terkenal dengan wisata gunungnya dan sekitar 60 persen kegiatan wisata terdapat di pegunungan Alpen. Swiss memang terkenal dengan wisata gunung dan bisnis perbankan, selain produk jam tangan mewah dan pisau lipat yang berkualitas dan mahal. Swiss watch, produk kebanggaan masyarakat yang merupakan simbol informasi ketepatan waktu, teknologi dan seni yang berkualitas tinggi.

Pegunungan Alpen merupakan kawasan wisata paling terkenal di Swiss. Saat menuju wilayah ini, kita akan melewati beberapa danau. Swiss memiliki ratusan danau yang terbentuk secara alamiah oleh pegunungan lipatan dan proses gletser. Banyak kota penting terletak di tepi danau, seperti Zurich, Geneva, Nauchbtel, Montreaux, Lausanne dan Lucerne. Interlaken adalah kota kecil yang terletak di antara dua danau, Bienzersee dan Thunersee.

Sebuah kota kecil yang indah dengan pemandangan puncak Alpen, seperti Eiger, Monch dan Jungfrau. Dari kota ini kita menuju desa-desa terakhir di Alpen atau menikmati wisata air di tepian danau. Kegiatan wisata air sangat populer seperti berlayar dan cruising mengunjungi obyek-obyek wisata di sepanjang tepi danau sambil menikmati panorama rangkaian puncak gunung bersalju dari kejauhan.

Bulan februari dianggap sebagai bulan yang pas untuk wisatawan yang ingin menikmati pemandangan pegunungan Alpen yang diselimuti salju sepanjang tahun. Selain menikmati pemandangan, mengagumi puncak salju yang indah, wisatawan juga bisa mencoba bermain ski di sini karena ini adalah cuaca terbaik sepanjang tahun dimana matahari bersinar hangat diantara kilauan putih salju.

Sensani Menginap Di Hotel

Setiap orang pasti membayangkan kamar yang nyaman dengan pendingin udara yang sejuk jika mengacu pada kamar hotel. Yang ini jelas berbeda, kamar hotel unik tanpa atap dan dinding di pegunungan Alpen Swiss ini jelas anti-mainstream. Kamar hotel ini merupakan bagian dari Null Stern Hotel yang didesain oleh Atelier für Sonderaufgaben and ahli perhotelan Daniel Charbonnier dari Minds in Motion SA, sebuah firma dan konsultan perhotelan Internasional. Mereka berkolaborasi membuat sebuah hotel unik tanpa atap dan dinding. Bahkan jika kamu ingin pergi ke toilet, kamu harus berjalan sekitar 10 mil ke toilet terdekat.

Lokasinya tidak tanggung-tanggung dibangun dibawah kaki gunung pegunungan Alpen Swiss yang menawan. Siapa yang tak mau menginap di kamar hotel ini. Kalian bisa langsung merasakan kesejukan udara alami khas pegunungan dan melihat langsung kerlip bintang tanpa halangan. Kamar ini memang sengaja dibangun untuk mendukung program pariwisata Safiental dan Art Safiental. Tak diduga ternyata rasa ingin masyarakat sangat tinggi untuk mendapatkan pengalaman langka menginap di kamar hotel unik ini. Untuk harga per malamnya, kamar ini dibanderol dengan harga 230 Euro atau sekitar Rp 3,4 juta.

Meski memiliki keterbatasan, siapa sangka jika hotel ini menawarkan keindahan pemandangan karena letaknya berada di tengah-tengah pegunungan Alpen dengan ketinggian 6.463 kaki di atas permukaan laut. Kamar di hotel ini dilengkapi dengan tempat tidur yang nyaman, meja samping tempat tidur dan lampu. Selain itu, kamu juga memiliki pelayan pribadi yang menyambut kamu dengan minuman dan keranjang sarapan atau melindungi kamu dari beruang dan hewan apa pun yang bisa saja datang sewaktu-waktu.

Tamu hotel bisa menikmati keindahan kawasan pegunungan Alpen, saat siang maupun malam hari sambil berbaring nyaman di tempat tidur yang empuk. Saat bangun tidur keesokan harinya, pelayan tersebut akan menyediakan sarapan berupa sandwich salami dan kopi.

The Null Stern, jelas Kepala perhotelan Daniel Charbonnier, memiliki arti ‘Zero Stars’ atau ‘Bintang kosong’. Bahkan mereka memiliki tagline “The Null Stern Hotel, dimana hanya kamulah bintang satu-satunya”. Daniel mengatakan, bahwa tujuan mereka membuat hotel ini adalah untuk membuat tamu hanya berpusat pada pengalaman mereka dan fokus pada apa yang mereka lihat dengan tidak memikirkan kekurangan yang mereka hadapi. “Kami juga tengah merencanakan untuk membangun sebuah restoran. Ini bukan benar-benar sebuah restoran dan Anda harus memasak makanan sendiri. Iniadalah sebuah oven di tengah ‘lapangan’ luas,” kata dia lagi.

Nah, itulah hotel unik tanpa atap dan dinding yang ada di pegunungan Alpen Swiss, gimana menurut kamu? Unik, keren atau mau bilang luar biasa untuk penciptanya? Ya, tentu saja penciptanya sangat luar biasa karena udah bisa menciptakan sebuah tempat seperti itu. Apa kamu berminat untuk nginap disitu?

Check Also

Viral, Imam Berambut Gimbal

Mungkin sudah terlalu sering kita mendengar istilah “jangan menilai sebuah buku hanya dari sampulnya”, pepatah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *