Home / info / Wow, Masjid Ini Dulunya Gereja Lho

Wow, Masjid Ini Dulunya Gereja Lho

Setiap agama pasti memiliki rumah ibadah masing-masing seperti gereja, masjid, vihara dan sebagainya. Gereja sejatinya adalah merupakan tempat beribadah umat kristen, sementara Masjid merupakan tempat ibadah umat islam. Namun pernahkah kamu tau dengan berbagai alasan, ada bangunan-bangunan gereja di dunia ini yang berubah fungsi menjadi masjid. Di seluruh dunia, tersebar banyak sekali kisah-kisah toleransi antar umat beragama terutama antara umat islam dan kristen. Tak terkecuali dengan pembangunan tempat suci mereka yang kadang berdampingan. Berikut ini adalah gereja yang kini berubah menjadi masjid:

1. Masjid Brent

Masjid ini terletak di Chichele Road, London dan bisa menampung 450 jamaah. Dulunya bangunan ini adalah sebuah gereja dan masih bisa kamu lihat dari luar. Karena bentuknya memang tak banyak berubah hanya ditambah kubah kecil berwarna hijau di beberapa bagian dan puncak menara. Meski kecil, masjid ini membuktikan bahwa Inggris menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan muslim tercepat.

2. Masjid Didsbury

Masjid ini terletak di Inggris namun di kawasan Burton Road, Didsbury Barat ada sebuah masjid Didsbury yang terkenal. Bangunan masjid itu bekas gereja komunitas Metodis dan merupakan bangunan kuno yang berdiri sejak 1883. Tahun 1962 gereja itu ditutup dan beralih menjadi masjid serta pusat agama Islam. Sebuah karpet berwarna hijau dipasang di aula utama, sementara mimbar dipasang di bagian sayap bangunan sesuai dengan arah kiblat. Kemudian ruangan yang dulunya bekas ruangan keuskupan dipakai untuk tempat berwudhu. Masjid Central Wembley Bentuknya yang menyerupai gereja masih dirawat sampai saat ini. Tak hanya itu, bagian dalampun masih menyerupai gereja hanya saja memiliki mimbar untuk imam.

3. Masjid Zakariyya

Pada tahun 1965-1967 para muallaf di Bolton dan Balcburn sempat tak memiliki tempat untuk beribadah. Tak jarang mereka harus meminjam sebuah diskotik yang diketahui bernama The Aspinal untuk melakukan shalat Jumat. Pada tahun 1967, para muallaf mendapat tawaran untuk membeli sebuah gedung bekas gereja yang telah terbakar sebelumnya. Karena semakin butuhnya akan gedung tempat ibadah yang permanen, para muallaf mengumpulkan dana dan berhasil membeli gedung tersebut seharga 2750 pound sterling. Bangunan rusak yang telah terbeli direnovasi hingga kini menjadi sebuah gedung besar berkubah yang amat berwibawa, yang lengkap dengan menara yang sekarang dijadikan tempat ibadah umat muslim di sana.

4. Museum Hagia Sophia

Museum Hagia Sophia yang menurut bahasa Yunani berarti Kebijaksanaan Suci ini selama ribuan tahun adalah merupakan katedral agung bagi umat Kristen. Gereja tersebut dibangun pada abad ke 6 di masa Kekaisaran Bizantium dan menjadi gereja Ortodok Konstantinopel hingga Kekaisaran Ottoman pada tahun 1453. Gereja tersebut kemudian diubah fungsinya menjadi masjid.

Ketika kekaisaran Ottoman jatuh pada Perang Dunia Pertama, pemimpin sekuler Turki, Kemal Ataturk mengubah masjid tersebut menjadi museum. Kemudian pada masa pemerintahan Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan, Turki berencana mengubah museum tersebut menjadi Masjid.

5. Masjid Jamme Brick Lane

Masjid ini terletak di London, masjid ini merupakan salah satu masjid berpengaruh di Inggris. Pada awalnya masjid Jamme ini bukan difungsikan sebagai tempat ibadah umat Islam. Didirikan pada tahun 1743, bangunan ini merupakan sebuah gereja Protestan yang kemudian berubah menjadi sebuah chapel sebelum akhirnya pada tahun 1976 bangunan tua ini difungsikan sebagai Masjid Jamme London.

6. Masjid New Peckham

Jumlah muslim di London memang semakin berkembang, tak heran jika banyak masjid yang dibangun di salah satu negara Eropa ini. Gedung yang terletak di di dekat Burgess Park, London Selatan ini, sebelumnya merupakan sebuah gereja yang bernama St Marks Cathedral. Akhirnya dialih fungsikan oleh Syeikh Nadzim Al Kibrisi, salah satu penyebar islam di London, menjadi sebuah masjid.

7. Masjid Agung Cordoba

Pada awalnya bangunan ini adalah gereja Katholik yang dibangun pada tahun 600 bernama St. Vincent. Tapi saat Dinasti Umayyah menguasai kawasan Andalusia, gereja itu menjadi masjid. Mulai digunakan pada tahun 961, perlahan mimbar, mihrab dan menara ditambahkan di bangunan ini. Istimewanya, masjid Agung Cordoba menggabungkan arsitektur Rennaisance dan Moorish yang sangat tersohor di dunia. Keindahannya terlihat dari material marmer dan batu granit dan kaligrafi Al-Quran yang menghiasai dindingnya.

8. Gereja Bukit Sion

Sebuah gereja di Kota Clitheroe, Lancashire, Inggris beralih fungsi menjadi sebuah masjid. Alasan utamanya adalah karena gereja tua tersebut sudah tidak lama terpakai. Sejak tahun 2006, warga muslim mengajukan gereja tersebut agar berubah fungsi sebagai mesjid.

Bangunan itu dahulu bernama gereja Bukit Sion. Gereja ini merupakan salah satu bangunan paling terkenal di Clithheroe. Namun entah apa yang terjadi, gereja ini ditutup selama 14 tahun bahkan gereja ini juga sempat beberapa kali beralih fungsi sebelum menjadi masjid.

9. Masjid Central Wembley

Masjid ini terletak di dekat jantung kota Wembley, kawasan itu memang memiliki komunitas muslim yang cukup besar. Meski sudah memiliki kubah di bagian puncak menara, sisa arsitektur gereja masih tampak jelas. Dulunya bangunan ini adalah gereja Protestan namun akhirnya dibeli oleh komunitas Muslim pada 1993. Selama 3 tahun bangunan ini direnovasi dan akhirnya menjadi sebuah ruangan besar untuk ibadah umat Islam.

Itulah bangunan masjid yang dulunya gereja, berawal dari gereja yang tadinya sudah kosong maka diubahlah gereja tersebut menjadi masjid. Seiring dengan banyaknya orang Islam keturunan ataupun pendatang dan juga bertambahnya populasi umat Islam di daerah tersebut, sejumlah gereja yang ditinggal oleh umat kristiani dialihfungsikan menjadi masjid.

Check Also

Viral, Imam Berambut Gimbal

Mungkin sudah terlalu sering kita mendengar istilah “jangan menilai sebuah buku hanya dari sampulnya”, pepatah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *