Home / pengetahuan / Stop, Jangan Makan Terlalu Cepat Kalau Gak Mau Gemuk

Stop, Jangan Makan Terlalu Cepat Kalau Gak Mau Gemuk

Kalau udah lapar, pasti deh kita langsung saja menyantap makanan tersebut cepat-cepat. Ya, namanya juga udah lapar pasti buru-buru dong makannya, itulah jawaban yang sering kita dengar bukan? Mungkin karena kamu gak tau sih efek dan bahayanya kalau makan terlalu cepat. Buat kamu yang terbiasa makan cepat-cepat, baca ini yuk.

Otak Kenyang Setelah 20 Menit Perut Kenyang

Apa sih maksud dari otak kenyang setelah 20 menit perut kenyang? Rasa kenyang dan lapar sangat erat kaitannya dengan sekresi hormon pada lambung yang memberikan sinyal pada otak untuk berhenti makan. Namun saat kita makan terlalu cepat, otak tidak memiliki cukup waktu untuk menerima informasi untuk berhenti makan. Pada kenyataannya, otak memerlukan waktu sekitar 20 menit untuk membuat sadar bahwa kita telah mengonsumsi makanan yang cukup.

Makan terlalu cepat juga memungkinkan tubuh tidak dapat menyerap nutrisi dengan sempurna. Hal ini dikarenakan bahan makanan yang akan diserap oleh usus seharusnya memiliki bentuk yang lebih halus atau lebih kecil dengan melewati proses menguyah pada mulut. Pada umumnya, orang yang memakan makanan terlalu cepat tidak mengunyah makanan dengan sempurna sehingga makanan masuk kedalam tubuh dengan bentuk yang lebih besar untuk diserap usus.

Mengapa Makan Terlalu Cepat Bisa Bikin Gemuk?

Obesitas atau kegemukan sangat erat kaitannya dengan apa dan bagaimana seseorang mengonsumsi makanan. Penelitian telah menunjukan bahwa perilaku makan terlalu cepat juga berkontribusi terhadap penumpukan lemak pada tubuh seseorang. Hal ini merupakan kebiasaan buruk yang terbentuk pada seseorang, sekaligus menjadi pertanda dari binge eating disorder.

Perilaku makan terlalu cepat biasanya dipicu oleh rasa lapar atau kondisi sedang terburu-buru. Namun saat seseorang makan terlalu cepat, mereka cenderung makan hingga mereka merasa kenyang. Hal inilah yang kemungkinan menjadi pencetus kegemukan, sesuai dengan hasil penelitian di Jepang yang dipublikasi pada The British Medical Journal.

Penelitian tersebut menunjukkan bahwa peluang mengalami kegemukan lebih banyak ditemukan tiga kali lipat pada orang memakan makanan terlalu cepat. Selain itu perilaku makan terlalu cepat secara signifikan berkaitan dengan indeks massa tubuh lebih dan konsumsi kalori yang lebih banyak.

Konsumsi kalori lebih banyak juga mungkin dialami saat seseorang tidak merasa puas akan makanan yang sedang dikonsumsi. Hal ini dapat disebabkan oleh adanya distraksi saat sedang makan seperti memakan makanan sambil berbicara, menonton atau membaca karena akan mengganggu sinyal rasa kenyang yang diterima oleh otak. Sehingga tanpa disadari seseorang akan memakan makanan terlalu cepat dan tidak merasa kenyang serta mengonsumsi kalori lebih banyak.

Bahaya Makan Terlalu Cepat

Untuk menghabiskan satu porsi makanan berat misalnya makan siang atau makan malam, kamu membutuhkan waktu kira-kira 20 menit. Kalau biasanya kamu bisa menghabiskan sepiring makanan dalam waktu 10 menit atau bahkan kurang dari itu, berarti kamu makan terlalu cepat. Inilah bahayanya jika kamu terbiasa makan cepat-cepat.

1. Tersedak

Saat kamu makan cepat-cepat, kamu berisiko tersedak karena makanan belum dikunyah secara sempurna. Meskipun tersedak merupakan kejadian yang cukup umum, sebaiknya jangan menyepelekan kasus ini. Apabila makanan tersangkut di kerongkongan, saluran napas kamu akan terhambat dan kamu jadi tak bisa bernapas. Jika tidak ditangani dengan baik, hal ini bisa menyebabkan kematian. Bahkan mungkin sejak kecil orang tua kamu sudah pernah mengingatkan bahayanya makan cepat-cepat, jadi sebaiknya kamu mengindahkan nasihat klasik dari orang tua yang satu ini.

2. Pencernaan bekerja terlalu keras

Hampir sama dengan kasus tersedak, kalau kamu makan cepat-cepat biasanya makanan belum dilumatkan sampai halus di mulut kamu dan kamu pun akan menelan makanan yang masih keras. Akibatnya, usus jadi harus bekerja jauh lebih keras lagi untuk melumatkan dan mencerna makanan kamu. Jika pencernaan bekerja terlalu keras, usus pun kesulitan untuk membersihkan diri dan meregenerasi sel-sel yang membantu penyerapan nutrisi dalam tubuh. Karena itu, besar kemungkinan makanan tidak tercerna dan terserap tubuh dengan maksimal sehingga meninggalkan sisa-sisa zat dan racun dalam tubuh kamu.

3. Makan terlalu banyak

Tubuh kamu sebenarnya memiliki sistem sendiri untuk mengingatkan bahwa kamu sudah cukup makan. Sistem saraf dan hormon yang bekerja dalam saluran pencernaan kamu akan mengirimkan sinyal pada otak bahwa kamu sudah kenyang. Namun, jika kamu makan cepat-cepat, otak belum sempat menerima peringatan dari saluran pencernaan bahwa kamu sudah kenyang. Akibatnya meskipun kamu sudah cukup makan, kamu belum merasa kenyang juga. Inilah yang menyebabkan kamu jadi makan terlalu banyak. Kebanyakan makan akan membuat perut terasa begah atau sakit. Selain itu, berat badan pun lebih cepat naik.

4. Meningkatkan kadar kalori

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam The Journal of the American Dietetic Association mengungkap bahwa mereka yang makan cepat-cepat cenderung mengonsumsi lebih banyak kalori dibanding mereka yang makan pelan-pelan. Dalam studi tersebut, mereka yang makan cepat-cepat juga melaporkan bahwa tingkat kepuasan mereka tidak setinggi ketika mereka mencoba untuk makan pelan-pelan. Maka, kamu yang sedang ingin mengurangi kadar kalori atau mengurangi berat badan sebaiknya mulai makan lebih lambat dari biasanya.

Nah, itulah penjelasan kenapa makan terlalu cepat bisa kamu gemuk. Buat kamu yang sedang diet, jangan coba-coba makan terlalu cepat entar dietnya bisa gagal lho hehehe. Semoga dengan membaca artikel ini, kamu lebih memahami lagi ya kalau makan terlalu cepat itu tidak baik.

Check Also

Bukan Dengan Uang, Inilah Cara Unik Pembayaran Zaman Dahulu

Ada jual dan ada beli, ketika kita membeli sesuatu tentu saja kita harus membayarnya. Di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *