Home / pengetahuan / Yuk, Cari Tahu Apa Itu Psikopat

Yuk, Cari Tahu Apa Itu Psikopat

Saat ini, sudah tidak asing lagi kayaknya dengan kata psikopat. Mungkin kamu juga sering menyebut teman kamu dengan psikopat. Tapi apakah kamu sebenarnya tau apa arti psikopat dan gimana ciri-cirinya? Untuk lebih jelasnya lagi, yuk kita baca artikel ini.

Apa Itu Psikopat?

Gangguan kepribadian adalah dua kata yang cukup pantas menggambarkan psikopat. Terkadang pun tindakan yang dilakukan dianggap terlalu berani dan tak bisa dikendalikan sehingga memang cukup mengerikan di mata orang lain. Untuk mewaspadai seseorang yang psikopat, mungkin ada baiknya kita mengenal apa saja ciri-ciri psikopat.

Psikopat tak sama dengan gila (skizofrenia/psikosis) karena seorang psikopat sadar sepenuhnya atas perbuatannya. Gejalanya sendiri sering disebut dengan psikopati, pengidapnya seringkali disebut orang gila tanpa gangguan mental. Menurut penelitian sekitar 1% dari total populasi dunia mengidap psikopati.

Seseorang yang psikopat biasanya tidak bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah, sehingga banyak diantara mereka yang melakukan hal tak bermoral, bahkan kriminal tanpa penyesalan dan rasa bersalah. Namun, tak semua psikopat adalah pembunuh berdarah dingin. Mungkin diam-diam di sekitar kamu pun, kamu berinteraksi dengan seorang psikopat tanpa disadari.

Pembeda psikopat dari manusia normal adalah unsur hati nurani. Psikopat dikenal sebagai orang yang tidak memiliki hati nurani sehingga tindakan yang dilakukan biasanya merugikan orang lain. Dunia medis sendiri secara resmi tidak akan mendiagnosa seseorang sebagai psikopat. Kalangan dokter akan menyebut psikopat sebagai gangguan kepribadian antisosial.

Sebenarnya psikopat susah untuk ditebak dan sering kali mereka hampir mirip dengan kebanyakan orang. Namun seiring berjalannya waktu, sifat alami mereka pasti akan terlihat. Dan tanpa banyak orang yang tahu, inilah lima hal yang biasanya psikopat miliki.

1. Mereka sangat keren dan berkharisma

Psikopat biasanya disukai banyak orang. Mereka biasanya mampu menarik perhatian orang hanya dengan satu kali pembicaraan. Mereka mampu mempengaruhi orang dengan mudahnya. Mereka biasanya juga memiliki kisah menarik sehingga orang-orang mau mendengarkan mereka. Kemampuan mereka untuk meyakinkan lawan bicaranya sungguh menakjubkan.

2. Mereka tak pernah merasa menyesal

Kurangnya rasa bersalah adalah salah satu pertanda bahwa seseorang mungkin adalah psikopat. Psikopat biasanya tak bisa merasakan penyesalan, mereka tak mau bertanggung jawab karena menyakiti perasaan orang lain. Mereka justru akan menyalahkan pihak lain dan menolak untuk bertanggung jawab.

Seorang psikopat mungkin akan berkata bahwa orang lain pantas untuk diperlakukan demikian. Mereka mungkin akan berkata bahwa orang lain harus berhenti bersikap sensitif atau mungkin mereka akan berkata bahwa orang lain tak bisa menerima kenyataan.

3. Mereka benar-benar arogan

Psikopat merasa bahwa mereka adalah orang penting. Hampir sama seperti penderita narsisis, mereka merasa bahwa peraturan umum tak berlaku bagi mereka. Mereka juga cenderung sering berkata pada orang lain soal potensial dan kemampuan mereka dengan begitu percaya diri dan arogan. Mereka percaya bahwa mereka pantas untuk menjadi CEO sebuah perusahaan atau mereka akan meyakinkan semua orang bahwa ia melakukan hal yang terbaik.

4. Mereka berani mengambil resiko

Psikopat biasanya tak begitu memikirkan keamanan, terutama keamanan orang lain. Mereka sering kali berbohong, curang dan mencuri apapun untuk tetap bisa maju. Kebiasaan seperti ini bisa menjadi racun. Ketika tak semua psikopat terlibat dalam aktivitas ilegal, sebenarnya mereka merencanakan setiap aksi kriminal mereka dengan baik. Rencana mereka akan sangat baik, teratur dan bahkan tak meninggalkan bukti. Psikopat cenderung sangat cerdas dan itulah yang membuat mereka menjadi pintar untuk bersandiwara.

5. Mereka pintar memanipulasi pikiran lawan bicara

Mereka tak bisa mendeteksi emosi lawan bicaranya, namun mereka mampu meniru mimik dan emosi lawan bicaranya dan bahkan terlihat sangat natural. Gak heran, kalau keluarga mereka juga tak memiliki prasangka bahwa mereka tak mampu merasakan berbagai emosi.

Psikopat sangat pintar untuk memanipulasi emosi lawan bicaranya. Ia sangat pintar untuk memuji lawan bicaranya yang nantinya akan berakhir dengan rayuan untuk melakukan hal-hal yang tak biasanya mereka lakukan. Tak jarang psikopat biasanya juga pintar untuk menarik simpati dengan cerita-cerita menyentuh yang menguras air mata.

Apa Penyebab Psikopat?

Penyebab pasti psikopat tidak bisa diidentifikasi secara pasti. Gangguan ini diprediksi timbul karena kombinasi genetik dan traumatis masa kecil. Disimpulkan demikian karena psikopat biasanya tumbuh dari latar belakang keluarga yang tidak harmonis. Ketidakharmonisan tersebut bisa dalam bentuk adanya pelecehan dan penelantaran anak, orang tua yang kecanduan alkohol dan perkelahian orang tua. Psikopat sendiri lebih sering muncul pada kaum pria dibandingkan perempuan.

Mungkin tidak terdapat kerusakan otak sebagai penyebab psikopatik. Tetapi terdapat anomali dalam cara psikopat memproses informasi. Dalam penelitian menggunakan MRI melalui pengenalan gambar-gambar kasus bunuh diri yang tidak menyeramkan. Pada orang non-psikopat terlihat banyak sekali aktivasi di amigdala sedangkan pada psikopat tidak ada perbedaan sama sekali. Namun ada peningkatan aktivitas di area lain pada otak yaitu area ekstra-limbik. Tampaknya psikopat menganalisis materi emosional di area otak tersebut.

Bila faktor genetik, gangguan fungsi otak dan diikuti oleh lingkungan fisik, biologis dan sosial yang negatif maka tindak kriminal pada penderita psikopat lebih gampang terjadi. Sehingga sangatlah penting untuk mengetahui faktor resiko dan gangguan perilaku pada usia anak untuk dilakukan pencegahan sejak dini.

Demikianlah penjelasannya tentang psikopat yang mungkin belum kamu ketahui. Berhati-hatilah dengan sekeliling kamu ya, mana tau ada yang memiliki sifat psikofat. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan kamu.

Check Also

Bukan Dengan Uang, Inilah Cara Unik Pembayaran Zaman Dahulu

Ada jual dan ada beli, ketika kita membeli sesuatu tentu saja kita harus membayarnya. Di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *