Home / tips / Cara Mengatasi Kulit Terinfeksi Akibat Pembuatan Tatto

Cara Mengatasi Kulit Terinfeksi Akibat Pembuatan Tatto

Apakah anda salah seorang yang menggemari tatto pada tubuh anda? Kalau memang anda adalah orang yang memang gemar bertato, maka apa anda sudah mengetahui bahwa akan ada infeksi yang bisa anda alami pada saat membuat tato pada tubuh anda. Hal seperti ini bisa saja terjadi pada siapapun yang akan membuat tato tersebut ini dikarenakan tinta yang terinjeksi pada kulit manusia. Dengan begitu area kulit yang di masukkan tinta akan memiliki resiko sangat besar terkontaminasi bakteri dan jamur pada kulit anda.

Nah, sudah pasti anda juga belum mengetahui apa saja gejala yang akan ditimbulkan dari infeksi saat anda akan membuat tato tersebut. Gejala tersebut akan menimbulkan ruam serta merah pada area sekitar tato dan akan diiringi dengan timbulnya benjolan pada sekitar area tato juga. Namun gejala yang lain bisa juga terjadi seperti merasakan demam, panas dingin, menggigil dan area tubuh yang dibuat tato tersebut juga akan mengeluarkan nanah yang membengkak.

Ada juga beberapa hal yang harus anda ketahui juga, pada saat anda ingin membuat tato. Tentunya banyak yang memang harus anda perhatikan secara seksama agar tidak menumbilkan infeksi pada kulit tubuh anda. Karena jika anda tidak memperhatikannya, bersiap-siaplah untuk terinfeksi karena niat anda bertato. Tapi, akan lebih baik jika anda tidak membuat tato juga sih karena memang tidak baik juga untuk kesehatan kulit. Itu hanya saran saya aja sih, yuk simak apa saja yang harus anda lakukan pada saat membuat tato.

Perhatikan Tingkat Sterilisasi

Jika anda sudah terinfeksi tato, maka ini adalah satu hal masalah yang sangat serius juga ya. Bisa juga akan berdampak sangat serius terhadap anda yang bertato. Selain, akan menyebabkan terjadinya kerusakan pada kulit anda. Infeksi tato juga bisa memicu penyakit yang begitu ganas, seperti misalnya Kanker Kulit seperti Karsinoma Sel SkuamosaSangat penting juga untuk mencegah terjadinya Infeksi tato. Anda juga harus memperhatikan tingkat Steril dalam pembuatan tato anda. Seperti dibawah ini yang harus anda perhatikan :

  • Pengerjaan tato dilakukan oleh tenaga ahli atau tattoo artist yang telah terlatih untuk melakukan prosedur tato secara aman.
  • Alat-alat yang digunakan seperti jarum suntik telah dilakukan sterilisasi dengan baik
  • Pastikan bahwa tenaga ahli telah mencuci tangan terlebih dahulu dan menggunakan sarung tangan baru dan bersih selama proses pembuatan tato di lakukan.
  • Tinta haruslah masih dalam keadaan masih disegel dengan baik sebelum digunakan, untuk mencegah risiko kontaminasi bakteri dan jamur yang dapat menyebabkan infeksi. Selain itu, saat tinta diencerkan, pastikan bahwa air yang digunakan merupakan air yang telah melalui sterilisasi.

Perawatan Tato yang Tepat

Nah, jika anda yang memang sudah membuat tato tersebut dan jika anda sudah memperhatikan tingkat kebersihan dari cara pembuatannya. Anda juga diharuskan untuk merawat tato tersebut karena lukisan pada tubuh anda itu memang sangat memerlukan perawatan tato yang benar juga. Dengan merawatnya, maka anda juga sudah mencegah akan terjadinya infeksi tato pada kulit. Berikut dibawah ini adalah perawatan yang harus anda lakukan :

  • Melepas perban dan mengoles salep antibiotik

Bukalah perban setelah 24 jam pembuatan tato. Setelah itu, oleskan salep antibiotik ke sekitar area kulit yang di tato.

  • Membersihkan dengan sabun yang lembut

Basuh area tato dengan air dan sabun dengan bahan yang ringan dan lembut untuk membersihkan. Anda juga dapat menggunakan sabun antibakteri. Namun hindari aliran air langsung ketika mandi. Jangan gosok bagian kulit yang di tato setelah mandi, cukup keringkan dengan menepuk perlahan dengan handuk.

  • Menjaga kelembapan kulit dan menggunakan pakaian longgar

Oleskan pelembap berbahan ringan ke kulit yang di tato beberapa kali dalam sehari. Selain itu, selama luka tato belum sembuh, jangan mengenakan pakaian yang dapat menempel pada tato.

  • Hindari dari paparan sinar matahari dan berenang

Selama beberapa minggu, jauhkan area tubuh yang di tato dari paparan sinar matahari langsung. Selain itu, untuk sementara waktu hindari pula kegiatan air seperti olahraga renang hingga luka tato sembuh.

  • Hindari mengelupas atau mengorek luka pada tato

Selama masa penyembuhan sekitar dua minggu atau lebih, biarkan luka tato sembuh dengan sendirinya. Jangan sesekali mengelupaskan bekas darah atau luka yang biasanya menempel pada kulit.

Lantas, bagaimana jika saya sudah membuat tato dan sudah terinfeksi dari tato tersebut? Tenang, saya juga sudah membuat rangkuman untuk cara mengatasi juga.

Cara Mengatasi Infeksi Tato

Setelah anda sudah mengtahui bagaimana caranya menjaga tato agar tidak terjadi infeksi, saya akan menjelaskan cara mengatasi infeksi tato tersebut. Benjolan kecil yang terlihat atau akan terlihat seperti ruam, sangat bisa diatasi dengan Krim Antibakteri . Serta juga harus melakukan pembersihannya dengan cermat dan beristirahat yang cukup juga. Namun, apabila sudah terlanjur infeksi tato, maka dokter juga akan melakukan pemeriksaan lanjutan. Guna mengetahui jenis penyebab infeksi tersebut, agar dokter bisa memberikan pengobatan yang sesuai juga.

Lalu si dokter juga pasti akan memberikan satu obat Antibiotik yang memang untuk membantu penyembuhan infeksi yang disebabkan oleh Bakteri tersebut. Dalam pemberiandosis Antibiotik juga tergantung dari seberapa parah infeksi tato yang sedang alami. Jika Infeksi akan menimbulkan Abses dan sampai mengeluarkan nanah juga. Maka dokter pun akan membersihkan luka pada daerah tato di tubuh anda.  Pada kasus infeksi yang parah, dapat menyebabkan jaringan kulit menjadi mati.

Jika hal ini terjadi, maka perlu dilakukan tindakan khusus untuk mengangkat jaringan kulit mati tersebut. Jika Anda mengalami gejala yang menandai adanya infeksi tato segeralah untuk hubungi dokter suapaya mendapatkan satu penanganan yang tepat. Semakin cepat dilakukan tindakan mengatasi infeksi tato, maka akan dapat mencegah dampak yang lebih buruk.

Nah, jika anda sudah mengetahui akan terjadi infeksi pada saat anda membuat tato tersebut. Apakah anda masih berniat ingin membuat tato? Saran saya, lebih baik urungkan saja niat anda tersebut. Ya’ meskipun ada penangan jika anda sudah terinfeksi dari tato yang anda buat. Akan tetapi, ada baiknya kulit anda tetap sehat tanpa tato tersebut. Mencegah lebih baik dong, daripada harus mengobatinya.

Semoga artikel ini bisa menambah wawasan para pembaca sekalia. Akhir kata saya ucapkan banyak terimakasih atas waktu dan perhatiannya.

Check Also

Mau Kalori Berkurang? Yuk, Atasi Dengan Cara Unik Ini

Semua orang tentu saja tidak ingin memiliki tubuh yang gemuk, berbagai cara dilakukan untuk menurunkan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *