Home / tips / Wow, Ternyata Begini Cara Melakukan Tes Kehamilan Zaman Dulu

Wow, Ternyata Begini Cara Melakukan Tes Kehamilan Zaman Dulu

Hai ladies, kali ini kita akan membahas tentang kehamilan. Di jaman sekarang yang sudah canggih ini, setiap wanita pasti menggunakan testpack ataupun mengunjungi dokter untuk melakukan tes kehamilan. Akan tetapi berbeda dengan wanita jaman dulu, mereka sama sekali tidak menggunakan testpack atau mengunjungi dokter. Penasaran kan gimana para ibu-ibu hamil jaman dulu melakukan tes kehamilan? Yuk kita ketahui.

Sebelum tahun 1960-an, tes kehamilan yang paling baik adalah menyuntikkan urine seorang wanita pada punggung katak. Dokter akan menyuntikkan urine tersebut pada kantong getah bening dorsal di pagi hari, kemudian memeriksanya kembali sore hari. Jika wanita itu hamil, dosis urinenya akan menyebabkan katak betina bertelur dalam dua belas jam. Tes ini juga cocok pada kodok jantan, walaupun bekerja dengan cara yang berbeda. Dalam hal ini, jika wanita itu hamil maka urinenya akan menyebabkan katak jantan mengeluarkan sperma. Ada beberapa cara lainnya untuk melakukan tes kehamilan pada zaman dulu seperti di bawah ini:

Minum Bir

Cara ini sangat bertolak belakang dengan anjuran dokter untuk menjauhi minuman beralkohol saat hamil. Namun, wanita jaman dahulu melakukannya untuk mengetes kehamilan. Caranya, mereka akan minum sedikit bir yang sudah diawetkan selama beberapa tahun. Jika bir tersebut terasa sangat pahit, berarti wanita tersebut sedang hamil. Intesitas rasa pahit ini dari hari ke hari akan semakin bertambah, bila mereka masih kurang yakin mereka akan mengulangnya lagi. Faktanya minuman bir memang terasa pahit, tetapi kata orang-orang jadul alias kuno, akan lebih terasa dahsyat rasa pahitnya jika yang meminum seorang wanita yang sedang hamil. Sebuah cara yang nekat dan tak lazim bukan, dimana minuman hasil fermentasi alkohol ini sangat dilarang keras karena bisa membahayakan janin didalam kandungan Ibu.

Memasukkan Bawang Putih Ke Dalam Mrs. V

Dijaman Perancis sekitar abad ke 18, ada kebiasaan aneh yang sering dilakukan oleh kaum hawa yang baru saja menikah, yakni dengan memasukkan bawang putih ke dalam Mrs. V seorang wanita. Bisa sepotong bawang kecil ataupun yang besar sekalian. Kemudian bawang yang sudah disembunyikan kedalam organ intim kewanitaan tersebut akan didiamkan selama kurang lebih 8 jam.

Untuk membuktikan apakah metode aneh menguji kehamilan tersebut sudah berhasil atau tidak. Caranya cukup menghembuskan nafas lewat mulut, jika nafas masih berbau bawang putih itu tandanya gagal hamil. Namun bila hembusan nafasnya tidak tercium sama sekali bau bawang, bisa dipastikan wanita tersebut benar-benar positif hamil.

Konon menurut kepercayaan jaman dulu, penyebab nafas pada wanita hamil bisa tidak berbau bawang karena janin yang berada di perutnya sedang menahan aroma bawang putih sehingga tidak sampai ke hembusan nafas wanita hamil tersebut, dalam arti lain Rahim sedang tertutup dan tidak ada lagi terowongan angin.

Buang Air Kecil Di Atas Biji Gandum

Di abad 4000 tahun yang lalu di Kahun Papyurs, umumnya para tabib yang berada di Mesir Kahun menuliskan bahwa cara yang mereka lakukan guna mengetahui kehamilan yaitu dengan cara buang air kecil di atas biji gandum juga barley yang memang sudah dibungkus dengan sehelai kain dengan ukuran yang kecil.

Jika wanita tersebut positif hamil, maka salah satu biji nyatanya akan tumbuh dengan beberapa ciri tertentu dan itu umumnya hanya diketahui oleh tabib. Jika yang tumbuh biji gandum, maka wanita tersebut hamil anak perempuan. Namun jika biji barley yang tumbuh, maka dipercaya yang didalam kandungan adalah anak laki-laki.

Perubahan Wajah

Jacques Guillemeau, seorang dokter pada abad ke-16 menjelaskan kalau wanita hamil akan mengalami perubahan pada wajahnya. Pada bulan kedua, mata wanita akan tampak lebih cekung ke dalam dengan pembuluh darah kecil yang terlihat lebih bengkak di sudut matanya. Selain itu, pipi wanita hamil terlihat lebih merona.

Walaupun perubahan tersebut sangat kecil, namun jika di teliti, maka akan diketahui wanita tersebut hamil atau tidak. Percaya tidak percaya, namun itulah kenyataannya. Dan pastinya kamu merasa lega, kalau kamu tidak hidup di masa itu. Karena di jaman sekarang, untuk mendeteksi kehamilan sudah jauh lebih akurat, mudah bahkan tidak perlu melakukan hal yang aneh-aneh.

Memakai Ramalan Air

Di Prancis pada abad ke-19, para wanita menggunakan peramal guna mengetahui apakah dirinya tengah hamil atau tidak. Peramal yang dituju umumnya bukanlah peramal yang sembarangan, karena umumnya peramal yang bisa menentukan wanita tengah hamil atau tidak yaitu peramal yang meramal menggunakan media air. Tak main-main, peramal ini dikhususkan memiliki keahlian meramal calon janin di dalam kandungan wanita.

Dengan menggunakan media air yang sudah tertampung dalam wadah. Mereka bisa melihat apakah wanita tersebut sudah memiliki tanda-tanda kehamilan atau hanya sebuah sugesti saja. Hebatnya, tak hanya bisa meramal postifif atau tidaknya hamil, mereka juga diklaim mampu menebak jenis kelamin apakah yang nanti akan dilahirkan laki-laki ataupun perempuan.

Menyuntikkan Air Urine Ibu Hamil ke Kelinci Atau Tikus

Dua Ilmuwan Jerman terkenal, Selmar Ascheim dan Bernhard Zondek pada tahun 1920 melakukan riset penelitian dengan menyuntikkan urine (air kencing) ibu hamil kepada kelinci dan tikus dewasa. Sampel urine akan disuntikkan ke kelinci atau tikus betina selama 5 hari berturut-turut.

Dan setelah hari kelima kelinci atau tikus tersebut dipastikan akan tewas, hal ini disebabkan oleh kandungan urine dari ibu hamil yang akan menggelembungkan massa hormon HCG (Human Chorionic Gonadotropin) di indung telur (ovarium) hewan. Selanjutnya, mereka akan mengotopsi hewan mati tersebut untuk memeriksa indung telurnya. Jika indung telur itu berubah bentuk menjadi besar, itu tandanya wanita tersebut benar-benar positif hamil.

Gimana ladies, lebih enak hidup di jaman dulu apa di jaman sekarang? Tentu semua wanita akan menjawab serentak bahwa lebih enak hidup di jaman sekarang. Gimana tidak, jaman dulu untuk melakukan tes kehamilan saja pun harus ekstrim begitu. Ya, beruntunglah kamu yang hamil di jaman sekarang ini karena tidak perlu repot-repot melakukan hal di atas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *