Home / general / Kuku Tangan Lebih Cepat Panjang Daripada Kaki, Kok Bisa?

Kuku Tangan Lebih Cepat Panjang Daripada Kaki, Kok Bisa?

Nah, kamu pasti pernah bertanya-tanya dalam hati, kenapa sih kuku tangan lebih cepat panjang ketimbang kuku kaki? Kalau dipikir-pikir iya juga sih, kok bisa gitu ya. Oke untuk menjawab rasa penasaran kamu semua, kali ini kita akan bahas masalah itu. Yuk, kita simak aja sama-sama.

Memahami Pertumbuhan Kuku

Selama ini orang berpikir pertumbuhan kuku tangan dan kaki memiliki waktu yang sama. Tapi ternyata kuku jari tangan tumbuh lebih cepat dibandingkan dengan kuku kaki. Seperti tulang dan gigi, kuku merupakan bagian terkeras dari tubuh karena kandungan airnya yang sangat sedikit. Kuku terdiri dari protein yang disebut keratin yang juga terdapat pada kulit dan rambut. Setiap kuku mulai tumbuh dari sebuah kantong kecil yang berada di bawah kulit yang disebut matriks kuku. Matriks kuku ini akan terus-menerus membuat sel baru dan mendorong sel yang lebih tua ke atas dan keluar ke arah ujung jari dari tempelan kecil kulit di bawah kuku kamu yang disebut nail bed.

Lunula adalah garis berwarna keputihan yang mungkin bisa kamu lihat di bagian bawah kuku kamu. Jika kamu tidak melihat lunula kamu, jangan khawatir. Sebenarnya lunula berada tepat di bawah kutikula kamu. Bahkan beberapa orang dengan kuku yang lebih kecil mungkin hanya bisa melihatnya jika menggunakan kaca pembesar.

Alasan Kuku Tangan Lebih Cepat Panjang Daripada Kaki

Ahli dermatologi mengungkapkan bahwa pertumbuhan kuku tangan lebih cepat dibandingkan dengan kuku kaki, dimana kuku tangan lebih cepat tiga kali dibandingkan dengan kuku kaki. American Academy of Dermatology mengatakan bahwa kuku tangan tumbuh sekitar 0,1 mm perhari. Itu berarti kuku tangan tumbuh sebanyak 3 mm dalam sebulan.

Menurut para ilmuwan, hal ini terjadi lantaran jari-jari tangan kamu digunakan jauh lebih sering daripada kuku kaki. Nah, hal inilah yang membuat kuku jari kamu tumbuh lebih cepat dari kuku jari kaki. Selain itu, ada pula ilmuwan yang mengatakan jari kuku tangan lebih cepat panjang dibanding jari kuku kaki karena kuku jari tangan lebih dekat dengan jantung, sehingga kuku jari tangan mendapatkan sirkulasi aliran darah yang lebih baik dibandingkan kuku jari kaki.

Jadi, secara umum pertumbuhan kuku tangan lebih cepat karena memang sirkulasinya aliran darahnya lebih baik dibandingkan dengan kuku kaki. Meski demikian, ada faktor lain yang juga mempengaruhi pertumbuhan kuku baik tangan maupun kaki yaitu faktor hormon, usia, iklim dan waktu setiap tahunnya.

Itu sebabnya jangan heran jika pertumbuhan kuku orang dewasa lebih lambat dari pertumbuhan kuku anak-anak dan kuku kamu akan lebih cepat tumbuh pada saat musim panas. Meskipun berbeda pertumbuhannya antara kuku tangan dan kuku kaki, akan tetapi berilah perawatan yang sama antara keduanya agar terhindar dari infeksi dan jamur yang bisa tumbuh pada kuku kaki dan kuku tangan.

Penyebab Kuku Rapuh Dan Mudah Patah

Tidak semua orang memiliki kuku kuat dan sehat. Kuku jemari yang lunak, rapuh dan mudah patah adalah kondisi yang umum ditemukan. Kuku yang rapuh adalah cermin sejumlah masalah dalam tubuh yang mungkin tidak kamu sadari sebelumnya. Berikut ini adalah penyebab kuku rapuh dan mudah patah:

1. Kurang asupan mineral dan vitamin

Kuku yang tipis dan lunak hingga mudah bengkok atau patah sering dikaitkan dengan kadar zync dan zat besi yang rendah dalam tubuh (anemia). Ketiga mineral ini memiliki peran penting dalam pembentukan hemoglobin, protein yang terkandung dalam sel darah merah untuk mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh, termasuk ke dalam matriks kuku. Tanpa asupan mineral yang cukup, pertumbuhan kuku sehat pun akan terganggu.

Permukaan kuku yang berlekuk (nail pits) dan ujung yang mudah pecah, sering ditemukan pada pasien pengidap psoriasis. Selain itu, kurangnya asupan vitamin C, vitamin B kompleks, asam folat dan kalsium adalah penyebab umum dari kuku kusam dan kering serta mudah patah.

2. Sindrom jari tabuh

Selain itu, kurangnya asupan oksigen ke dalam matriks kuku juga dapat menyebabkan jari tabuh (clubbing nails), sebuah kondisi yang ditandai oleh permukaan kuku menjadi cembung dan melengkung, ujung kuku membulat tanpa sudut. Kurangnya kadar oksigen dalam jangka waktu panjang (hipoksia kronik), khususnya di perifer jari-jari akan menstimulasi otak untuk melebarkan pembuluh darah dalam jemari. Kondisi jari tabuh ini bersifat permanen dan menunjukkan adanya kemungkinan penyakit paru dan jantung bawaan. Selain akibat gangguan pada jantung dan paru, kelainan ini dapat juga disebabkan oleh gangguan saluran cerna (malabsorbsi, penyakit Chron, sirosis, sindroma hepatopulmoner sebagai komplikasi dari sirosis) atau hipertiroidisme.

3. Stres

Kuku tangan yang sehat pada umumnya tumbuh sekitar 1 milimeter per minggu (dua kali lipat lebih cepat dari kuku kaki) dan membutuhkan sekitar enam bulan untuk kuku sampai dapat tumbuh sepenuhnya dari dasar ke atas. Stres berat bisa mempercepat pertumbuhan kuku hingga mengalahkan kekuatannya. Selain itu, stres juga bisa memicu kebiasaan bawah sadar untuk menggaruk/menggosok ataupun menggigit kuku jari hingga menyebabkan bantal kuku terkikis. Akibatnya, kuku akan bergelombang dan rapuh saat tumbuh kembali.

4. Infeksi bakteri dan jamur

Gangguan pada kuku adalah salah satu kondisi dermatologis yang paling umum ditemukan dan kebanyakan disebabkan oleh infeksi jamur. Jamur akan menyerang bantalan dan permukaan kuku, terutama pada kuku jari kaki akibat kelembapan dalam kaus kaki dan sepatu, sumber utama tempat bakteri berkembang biak.

Jika kamu mengkhawatirkan adanya perubahan pada kuku, baik itu tekstur atau warna, sebaiknya segera konsultasi dengan dokter kamu. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik pada kuku kamu dan membandingkannya dengan sejumlah kemungkinan yang diakibatkan oleh beragam kondisi kesehatan.

Tips Merawat Kuku

Perawatan kuku secara teratur dapat membantu meningkatkan kekuatan kuku, mendorong pertumbuhannya dan mengurangi kerusakan. Beberapa cara untuk menjaga kuku kamu agar tetap terjaga dengan baik adalah:

  • Pastikan jika selalu menjaga kuku agar tetap kering dan bersih sehingga tidak membuat bakteri tumbuh di kuku.
  • Menggunting kuku secara rutin akan membuat kesehatan kuku terjaga serta terlihat bersih dan cantik. Setelah memotong kuku, cobalah untuk menghaluskan bagian ujung kuku dengan kikir.
  • Saat melakukan perawatan kuku, jangan lupa memberikan pelembab untuk merawat bagian kutikula. Tapi ingat, jangan menggosok terlalu kencang atau bahkan mengupas kutitula karena bisa merusak dan membuat kuku terkena infeksi.
  • Hindari menggigit kuku atau memotong kuku terlalu pendek.

Udah tau kan kenapa kuku tangan lebih cepat panjang daripada kuku kaki? Ya begitulah kira-kira jawabannya dan yang paling penting, baik kuku tangan maupun kuku kaki itu harus sama-sama dirawat ya.

Check Also

Latar Belakang Perang Dunia II Serta Misteri Yang Belum Terpecahkan

Perang Dunia 2 atau disingkat (PD 2) merupakan kelanjutan dari Perang Dunia I yang terjadi …