Home / healthy / Wow, Ternyata Anggota Tubuh Ini Juga Bisa Terkena Infeksi Jamur Lho

Wow, Ternyata Anggota Tubuh Ini Juga Bisa Terkena Infeksi Jamur Lho

Hai guys, kali ini kita akan membahas tentang jamur. Ups, tapi yang ini bukan jamur yang bisa dimasak ya, akan tetapi ini infeksi jamur. Pernah dong ya dengar infeksi jamur itu apa, bener gak? Salah satu anggota tubuh yang bisa terkena infeksi jamur bukan hanya vagina lho, masih ada anggota tubuh lainnya yang bisa terkena infeksi tersebut. Kira-kira anggota tubuh mana yang bisa terkena infeksi tersebut? Yuk, kita simak sama-sama.

Pengertian Infeksi Jamur

Infeksi jamur adalah penyakit umum yang disebabkan oleh jamur. Terdapat sekitar 1,5 juta jenis jamur di dunia dan sebagian besar tidak berbahaya. Namun ada beberapa jenis jamur yang berpotensi mengancam kesehatan. Jenis infeksi ini sangat umum terjadi dan dapat dialami oleh siapa saja. Meski demikian, orang-orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah memiliki risiko tinggi untuk mengidap infeksi jamur. Contohnya pengidap HIV/AIDS, orang yang menjalani kemoterapi, pengguna kortikosteroid serta pasien di rumah sakit.

Gejala dari infeksi jamur sangat beragam, tergantung bagian tubuh yang tertular dan jamur penyebabnya. Tanda klinis dari infeksi jamur ringan pada kulit kerap terlihat seperti ruam kulit biasa dan sering sekali terjadi. Sementara, infeksi jamur pada paru-paru memiliki gejala yang mirip dengan flu atau tuberkulosis.

Jenis-Jenis Infeksi Jamur

Apabila ada gejala-gejala yang terasa mengganggu dan tidak kunjung sembuh, segeralah kunjungi dokter. Pemeriksaan dan pengobatan sedini mungkin akan meningkatkan potensi kesembuhan sekaligus mencegah komplikasi yang serius. Berikut ini adalah jenis-jenis infeksi jamur:

  • Aspergilosis
  • Candidiasis
  • Kurap
  • Infeksi jamur pada kuku
  • Infeksi Cryptococcus neoformans
  • Histoplasmosis
  • Pneumocystis pneumonia (PCP)
  • Sporotrichosis
  • Infeksi Cladosporium

Anggota Tubuh Yang Bisa Terkena Infeksi Jamur

Walaupun pada umumnya vagina yang sering terkena infeksi jamur, akan tetapi ada anggota tubuh lainnya yang rentan terkena infeksi jamur seperti di bawah ini:

Kulit

Sebagian besar orang pernah mengalami infeksi kulit yang disebabkan oleh jamur. Infeksi jamur pada kulit dapat terjadi pada pria maupun wanita dan merupakan infeksi kulit yang paling umum. Infeksi jamur kulit yang ringan umumnya menimbulkan ruam pada kulit.

Ruam tersebut tidak berbahaya, namun bisa terasa gatal dan mengganggu penampilan. Sebagian besar jamur berkembang biak dengan spora yang dapat tersebar di udara. Itu sebabnya, infeksi jamur paling sering menyerang bagian luar tubuh kamu, seperti kulit dan juga kuku.

Orang-orang yang aktif bergerak dan berkeringat lebih sering terkena infeksi jamur kulit, terutama apabila tidak berhati-hati dalam menjaga kebersihan diri. Selain itu, infeksi jamur kulit juga sering ditemui pada bayi dan balita yang menggunakan popok.

Kaki

Jamur bisa menginfeksi kuku kaki. Infeksi jamur di kulit dikenal juga dengan nama kaki atlet (athlete’s foot) atau kutu air yang mengakibatkan gatal, rasa terbakar dan kulit mengelupas. Jika tidak diobati, infeksinya bisa menyebar ke kuku jari kaki. Kedua jenis jamur kaki ini sangat menular, baik di dalam tubuh sendiri atau ke orang lain melalui kontak fisik. Oleh sebab itu, mengobati infeksi dan mencegah kemunculannya kembali adalah hal yang sangat penting.

Mulut

Oral thrush adalah suatu kondisi dimana jamur candida albicans terakumulasi pada lapisan mulut yang juga dapat disebut dengan candidiasis. Oral thrush menyebabkan lesi (istilah kedokteran untuk merujuk pada keadaan jaringan yang abnormal pada tubuh) berwarna putih krem​​, biasanya di lidah atau pipi bagian dalam.

Lesi dapat menyakitkan dan dapat berdarah sedikit ketika lesi digaruk. Kadang-kadang oral thrush dapat menyebar ke langit-langit mulut, gusi, amandel (tonsil) atau bagian belakang tenggorokan. Meskipun oral thrush dapat menyerang siapa saja tetapi lebih mungkin terjadi pada bayi dan pada orang yang memakai gigi palsu, penggunaan kortikosteroid inhalasi atau seseorang dengan kekebalan tubuh yang rendah.

Payudara

Payudara gatal ketika menyusui bisa disebabkan oleh infeksi jamur. Infeksi jamur yang tidak berbahaya ini dapat terjadi atau berkembang di payudara ibu dan mulut buah hati. Aktor utamanya adalah jamur candida albicans. Sebenarnya, jamur ini normal berada di sistem pencernaan kamu, tapi jika tumbuh dan menyebar secara berlebihan, justru bisa menyebabkan infeksi.

Payudara gatal akibat infeksi jamur dapat terjadi karena periode menyusui menciptakan lingkungan yang sempurna bagi jamur untuk berkembang di payudara. Ketika menyusui, payudara ibu dan mulut anak menjadi tempat yang hangat, lembap dan manis. Ini menjadi lokasi yang disukai oleh jamur untuk tumbuh subur. Payudara wanita juga bisa mengalami infeksi ragi akibat kurangnya menjaga kebersihan payudara, terutama bagi ibu yang sedang menyusui.

Selangkangan

Gatal pada selangkangan (antara dubur dan vagina) paling sering sebabkan oleh jamur. Hal ini juga ditunjang dengan warna kemerahan disertai dengan keluhan gatal yang meningkat apabila lembab dan terjadi gesekan. Penyebab jamur pada daerah selangkangan dikenal di dunia medis sebagai tinea kruris. Tinea kruris adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh jamur pada daerah genitokrural (selangkangan), sekitar anus, bokong dan kadang-kadang sampai perut bagian bawah. Jamur dermatofita yang sering ditemukan pada kasus tinea kruris adalah e.floccosum, t.rubrum dan t.mentagrophytes.

Penis

Banyak yang mengira bahwa masalah infeksi jamur hanya akan terjadi pada alat kelamin perempuan sehingga banyak kaum pria yang dengan santai menanggapi masalah infeksi ini. Namun, ternyata infeksi jamur ini juga bisa menyerang penis laki laki.

Meski frekuensi kasus ini cukup jarang, adanya risiko bagi kaum pria membuat mereka tidak bisa lagi menyepelekan penyakit ini. Untuk itu, kaum pria harus mulai mempelajari gejala, penyebab hingga risiko dari adanya penyakit infeksi jamur ini.

Infeksi jamur ini bisa terjadi pada kaum pria yang cenderung melakukan hubungan seks dengan tidak aman serta tidak menjaga kebersihan penisnya dengan tidak baik. Penis yang sering berada dalam kondisi lembab ternyata memiliki risiko munculnya infeksi jamur ini.

Nah, itu dia anggota tubuh yang bisa terinfeksi jamur. Selain itu, tidak perempuan saja yang bisa terkena infeksi jamur tersebut. Akan tetapi laki-laki pun bisa juga terkena. Maka dari itu, jagalah kebersihan anggota tubuh dan selalu jaga kesehatan tubuh.

Check Also

Bisakah Obat Kumur Mengobati Sariwan? Yuk, Cari Tahu

Semua orang pasti pernah mengalami sariawan, itu hal yang sangat menyebalkan bukan? Sakit, perih sampai …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *